Kompas.com - 02/01/2015, 14:55 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com -  Harga premium dan solar turun sejak 1 Januari 2015, namun Organisasi Angkutan Darat (Organda) mengaku belum akan menurunkan tarif angkutan umum.

"Sementara kami belum ada rencana turunkan tarif, karena masih melihat kondisi operasional yang ada. Harga suku cadang masih tinggi akibat kenaikan BBM bersubsidi beberapa waktu lalu," ujar Sekretaris Jenderal Organda, Andriansyah, seperti dikutip Antara, di Jakarta, Jumat (2/1/2014).

Andriansyah mengatakan, biaya operasional yang paling signifikan digunakan untuk perawatan atau penggantian ban dan suku cadang fast moving alias suku cadang yang paling sering mengalami penggantian.

"Biaya operasional tersebut dikeluarkan untuk pemeliharaan kendaraan, sehingga mampu menjamin pelayanan dan keselamatan penumpang," kata Andriansyah.

Selain itu, tambahnya, harga suku cadang yang tinggi juga dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah, yang saat ini masih mencapai Rp 12.000 per dollar AS. "Kalau nanti nilai tukar rupiah turun, kami akan melakukan evaluasi untuk mengkaji penurunan tarif angkutan yang ada," kata Andriansyah.

Menurutnya, turunnya harga BBM bersubsidi solar dari Rp 7.500 per liter menjadi Rp 7.250 per liter belum bisa dijadikan alasan untuk menurunkan harga tarif angkutan umum.

"Karena penurunannya tidak signifikan. Sementara imbas dari kenaikan BBM lalu mengharuskan kami menaikkan harga sebesar 10 persen, yang seharusnya 25--30 persen untuk Angkutan Kota Antar Provinsi," ucap Andriansyah.

baca juga:
Sama-sama "Bersaldo Nol", Jokowi dan SBY Punya Motif Beda Saat Turunkan Harga BBM

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.