Kapal Pencuri Ikan Dilelang Murah, Menteri Susi Geram

Kompas.com - 05/01/2015, 17:34 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA , KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram lantaran kapal asing yang terbukti mencuri hasil laut Indonesia dilelang di Aceh. Susi pun meminta adanya peninjauan terhadap pelelangan kapal tersebut.

"Di Meulaboh, kami minta ditinjau kembali empat kapal Thailand yang dilelang dan dimenangkan oleh saudara Hendri dari Muara Baru, Jakarta. Saya minta tinjau ulang PK-nya," ujar Susi di Jakarta, Senin (5/1/2015).

Susi menjelaskan, empat kapal yang dilelang di Aceh merupakan kapal Thailand yang ditangkap pada tahun 2014 lalu. Kata Susi, harga keempat kapal tersebut yaitu Rp 136,5 juta, Ulam 5 Rp 127 juta, Ulam 7 Rp 96 juta dan Ulam 9 Rp 104 juta.

Kegeraman Susi juga dilatarbelakangi penjualan kapal tersebut yang hanya Rp 100 juta. Padahal kata dia, harga sebenarnya empat kapal tersebut adalah Rp 800 juta lantaran kapasitasnya yang mencapai 200 gross ton.

Oleh sebab itu, Susi mengaku akan berkoordinasi dengan instansi lainnya agar mampu menindak lanjuti pelelangan tersebut. "Bagusnya mengkaramkannya di laut, jadi kapal-kapal itu tidak bisa ke mana-mana," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.