Kompas.com - 21/01/2015, 18:24 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin sektor kelautan dan perikanan nasional dipuji anggota Komisi VI DPR RI.

Anggota DPR RI Komisi IV Ono Surono misalnya, menilai Susi sebagai sosok yang membawa semangat baru dalam sektor keluatan dan perikanan. Hal itu kata dia, menjadi pembeda dari Menteri KKP di kabinet sebelumnya yaitu Sharif Cicip Sutarjo.

"Saya melihat Ibu Menteri kita memiliki semangat yang berbeda dari semangat sebelumnya," ujar Ono di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (21/1/2015).

Dia menuturkan, semangat yang dibawa Susi tersebut sangat terasa dari berbagai kebijakan yang dikeluarkannya. Apalagi, keseriusan Susi mengampanyekan anti-illegal fishing sangat giat dilakukan.

"Saya pernah ikut pertemuan menteri dan asosiasi nelayan dihadirkan Kabareskrim. Saya melihat dan mengerti hati pikiran asoasiasi. Bagaimana unsur menteri membuat takut nelayan dengan kerjasama penegakan hukum, nelayan dibuat nurut kebijakan," kata dia.

Semangat Susi itu, kata dia, juga menyebar dalam semangat pemerintah yaitu pemerintah lebih mengedepankan pemberantan ilegal, unreported, unregulated fishing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.