Kompas.com - 11/02/2015, 10:48 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi VI DPR-RI menolak usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk tiga perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), salah satunya adalah PT Bank Mandiri (Persero). Sedianya, Mandiri melalui Kementerian BUMN mengusulkan suntikan sebesar Rp 5,6 triliun. Namun, baik di Komisi VI maupun Badan Anggaran usulan tersebut ditolak.

Direktur Utama Mandiri, Budi Gunadi Sadikin menyadari penambahan modal tersebut dapat mendorong ekspansi kredit tahun ini, lebih tinggi dari target yang diserahkan ke Otoritas Jasa Keuangan di kisaran 15-17 persen. Tetapi, dia bilang, kalaupun pemerintah hanya menyepakati memberikan suntikan separuh dari usulan - sama seperti yang terjadi pada Antam - maka hal itu akan sia-sia.

"Kalau kita dipangkas 50 persen, dari Rp 5 triliun jadi Rp 2,5 triliun, tanggung," kata dia, Jakarta, Rabu (11/2/2015).

Lebih lanjut Budi mengatakan, hingga hari ini usulan soal PMN memang belum pasti apakah disetujui atau masih bisa dilanjutkan. Yang jelas, kata dia, pihak Bank Mandiri hanya menunggu proses yang ada di parlemen.

Kalaupun tidak mendapat suntikan modal dari negara pada tahun ini, Budi mengatakan masih ada alternatif lain untuk memupuk kapital. Salah satu yang akan dilakukan adalah mengusulkan pengurangan dividen pay out ratio ke Kementerian BUMN.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.