Terbesar di Indonesia, Aset Bank Mandiri Capai Rp 855 Triliun

Kompas.com - 12/02/2015, 08:58 WIB
Staf di bagian cash pooling Kantor Pusat Bank Mandiri, Jakarta, menyiapkan uang tunai yang akan dipasok untuk mengisi mesin anjungan tunai mandiri (ATM) sebagai persiapan menjelang libur Lebaran, Senin (21/7/2014). Bank Mandiri menyiapkan Rp 33,97 triliun atau rata-rata Rp 1,17 triliun per hari untuk memenuhi kebutuhan dana masyarakat menyambut Lebaran tahun ini. Dana tersebut meningkat 22,2 persen dibandingkan alokasi dana tahun lalu.z KOMPAS/IWAN SETIYAWANStaf di bagian cash pooling Kantor Pusat Bank Mandiri, Jakarta, menyiapkan uang tunai yang akan dipasok untuk mengisi mesin anjungan tunai mandiri (ATM) sebagai persiapan menjelang libur Lebaran, Senin (21/7/2014). Bank Mandiri menyiapkan Rp 33,97 triliun atau rata-rata Rp 1,17 triliun per hari untuk memenuhi kebutuhan dana masyarakat menyambut Lebaran tahun ini. Dana tersebut meningkat 22,2 persen dibandingkan alokasi dana tahun lalu.z
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA,KOMPAS.com
-  Bank Mandiri mengukuhkan diri sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia, dengan aset tahun 2014 mencapai Rp 855 triliun. Jumlah itu naik dibanding tahun 2013 yang sebesar 733,1 triliun.

"Pertumbuhan penyaluran kredit mendorong peningkatan aset menjadi Rp 855 triliun dari Rp 733,1 triliun pada Desember 2013, pencapaian ini menjadikan Bank Mandiri sebagai bank terbesar di Indonesia," kata Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin dalam Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan 4/2014 di Jakarta, Rabu (11/2/2015).

Budi mengatakan, pertumbuhan kredit bank Mandiri tahun 2014 mencapai Rp 530 triliun atau naik 12,2 persen. Angka tersebut lebih besar dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 472,4 triliun pada periode yang sama.  Adapun rasio non performing loan (NPL/kredit bermasalah) berada di level 2,15 persen.

Ia menyebutkan, dalam menjalankan fungsi intermediasi, pihaknya mengarahkan pembiayaan ke sektor produktif. Di akhir 2014, kredit ke sektor produktif tumbuh 13,9 persen mencapai Rp 410,6 triliun. "Sedang kredit investasi tumbuh 9,1 persen dan kredit modal kerja tumbuh 16,7 persen," kata dia.

Budi menambahkan, kenaikkan penyaluran kredit terjadi di seluruh bisnis, dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen mikro yang mencapai 33,2 persen menjadi Rp 36 triliun pada Desember 2014. "Sementara itu jumlah nasabah kredit mikro juga meningkat sebanyak 119.000 nasabah. Untuk kredit yang tersalurkan untuk segmen UMKM mencatat pertumbuhan sebesar 13,6 persen menjadi Rp 73,4 triliun," kata Budi.

Selain itu Bank Mandiri juga turut menyalurkan pembiayaan khusus dengan skema penjaminan pemerintah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Hingga akhir 2014, jumlah nasabah KUR Bank Mandiri meningkat 34 persen year on year (yoy) menjadi lebih dari 395.000 nasabah dengan limit sebesar Rp 18,2 triliun," kata Budi.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.