Menteri Agraria: Kepala Daerah Tak Keberatan PBB Dihapus

Kompas.com - 13/02/2015, 20:18 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan mengklaim kepala daerah yang ia temui sejauh ini tidak memberikan respon negatif atas rencana penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

"Kalau saya ketemu Pemda, Mereka baik-baik saja tuh. Tidak ada masalah," kata dia ditemui di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/2/2015).

"Karena komitmennya saya bilang, ngapain kampanye memberikan pendidikan gratis, kesehatan gratis, tapi kalau mengurangi beban masyarakat yang tidak mampu bayar BPP tidak mau. Itu (kepala daerah) bohong namanya. Kamuflase," jelas dia lagi.

Menurut dia, Pemda masih bisa mengambil pajak dari sumber lain, di luar PBB rumah hunian, seperti pertokoan, hotel, restoran, perkebunan, dan lahan komersial lain.

Awal pekan ini Ferry menyampaikan dia telah berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo terkait rencana penghapusan PBB tersebut. Namun, dia enggak membeberkan respon yang diberikan Jokowi.

"Saya sudah ngobrol (dengan Presiden). Nanti, tunggu. Ini kan berjalan. Ini kebijakan yang tidak tergesa-gesa, karena dia harus masuk di anggaran, sehingga paling cepat baru bisa 2016," pungkas Ferry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.