Lebur dengan SMI, Menkeu Sebut PIP Tak Bisa Serap Divestasi Newmont

Kompas.com - 15/02/2015, 15:17 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, pembelian saham yang dilepas (divestasi) PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) bukan lagi merupakan tugas dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang akan melebur dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menjadi Lembaga Pembiayaan Infrastruktur (LPI).

"Karena Lembaga Pembiayaan Infrastruktur harus fokus pada pemberian pinjaman atau modal pada aktivitas infrastruktur. Kita lebih fokus ke situ," kata Bambang ditemui usai sidang paripurna, Jumat (13/2/2015).

Dia menjelaskan, LPI tersebut merupakan penggabungan dari PIP dan SMI. Aset PIP sebesar Rp 18,9 triliun akan masuk ke SMI, yang akan diperuntukkan pembiayaan infrastruktur. Namun begitu, Bambang mengelak jika pemerintah membatalkan pembelian tujuh persen saham Newmont.

Menurut dia, selain melalui PIP, ada banyak cara yang bisa ditempuh. Yang jelas, kata dia, pembelian saham Newmont tidak bisa melalui jalur PIP yang ke depan akan fokus di infrastruktur.

"Kalau BUMN tertarik, silakan. Nanti tentunya kita serahkan pada BUMN yang tertarik," kata Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.