Kompas.com - 24/02/2015, 12:45 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com -  Kisruh keterlambatan (delay) penerbangan Lion Air tampaknya berimbas ke rencana bisnis maskapai ini. Induk usahanya, Lion Group, memangkas tambahan armada Lion Air di tahun ini, dari awalnya enam pesawat menjadi dua pesawat.

Mengutip Kontan, Selasa (24/2/2015), Edward Sirait, Direktur Umum Lion Mentari Airlines, pengelola Lion Air, berkilah, pengurangan tambahan armada ini murni hitungan bisnis semata.

Ia bilang, empat tambahan pesawat yang semula untuk Lion Air akan dialihkan ke anak usaha Malindo Air di Malaysia dan Thai Lion Air di Thailand. Menurut dia, peluang bisnis di dua negara tersebut lebih baik daripada di Indonesia.

Lion Air pun tak mematok pertumbuhan penumpang yang signifikan tahun ini. Dengan tambahan dua armada, maskapai ini menargetkan pertumbuhan penumpang 2-3 persen sampai akhir tahun ini.

"Pertumbuhan penumpang Lion Air relatif, karena dipengaruhi load factor dan kapasitas," kata Edward yang hingga kini mengklaim belum ada penumpang yang membatalkan penerbangan. (Merlinda Riska, RR Putri Werdiningsih)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Kontan


Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.