Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Asosiasi Penerbangan Tanggapi Santai Ultimatum Jonan soal Audit Keuangan

Kompas.com - 11/03/2015, 11:12 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com -  Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia atau Indonesian National Air Carriers Association (INACA) menanggapi santai ancaman Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait audit keuangan.

Kemenhub sebelumnya sudah mengultimatum maskapai untuk segera melaporkan audit keuangan paling lambat bulan April nanti. Apabila tak dipatuhi maskapai, Kemenhub mengancam akan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memeriksa keuangan maskapai. Menurut INACA, maskapai pasti akan memenuhi permintaan Kemenhub tersebut.

"Kalau kita, PT (Perseroan Terbatas), sampai dengan bulan April kan harus diaudit dan saya yakin maskapai penerbangan melakukan hal itu. Apakah hasil audit diberikan kepada kemenhub saya gak tahu. Tapi saya yakin PT bisa saja April (nanti) sudah dilaporkan (ke Kemenhub)," ujar Sekretaris Jenderal INACA Tengku Burhanuddin, Jakarta, Selasa (10/3/2015).

Lebih lanjut dia meyakini bahwa maskapai tak akan keberatan menyerahkan laporan keuangan ke Kemenhub. Pasalnya hal itu merupakan peraturan yang sudah tertera di Peraturan Menteri (PM) No 18 tahun 2015 tentang kewajiban penyampaian laporan keuangan oleh Badan Usaha Angkutan Niaga.

Saat ditanya apakah maskapai siap audit keuangannya dibeberkan kepada publik, Tengku menjawab singkat. "Kalau IPO perusahaan publik wajib... Tapi kalau kemenhub minta itu sebagai kewajiban ya wajar saja," kata dia.

Sementara itu, Direktur Angkutan Udara Kemenhub Muhammad Alwi mengatakan bahwa peraturan itu merupakan cara Kemenhub melakukan evaluasi kinerja keuangan maskapai. Menurut dia, keuangan merupakan urat nadi perusahaan.

"Laporannya setiap tahun, yang terupdate, itu persyaratkan di UU No 1 pada pasal 118, kita sudah mensoailisasikan (ke Maskapai)," kata Alwi.

Berdasarkan PM Perhubungan 15 Tahun 2015 Pasal 5 disebutkan apabila maskapai tak menyampaikan laporan keuangan maka akan diberikan sanksi administratif, pelaporan kepada PPATK, dan pembekuan atau pencabutan izin usaha angkutan udara.

baca: Maskapai Tak Serahkan Laporan Keuangan ke Kemenhub, Siap-siap Diperiksa PPATK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cek Harga BBM Hari Ini di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP AKR

Cek Harga BBM Hari Ini di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP AKR

Whats New
Gautam Adani Terdepak dari Orang Terkaya Keempat Dunia, Hartanya Menguap Lebih dari Rp 850 Triliun

Gautam Adani Terdepak dari Orang Terkaya Keempat Dunia, Hartanya Menguap Lebih dari Rp 850 Triliun

Whats New
Mampukah IHSG Lanjutkan Kenaikan? Cermati Saham-saham Ini

Mampukah IHSG Lanjutkan Kenaikan? Cermati Saham-saham Ini

Whats New
[POPULER MONEY] Cara Kerja dan Tips Menghindari Modus Penipuan File APK hingga Garuda Buka Opsi Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

[POPULER MONEY] Cara Kerja dan Tips Menghindari Modus Penipuan File APK hingga Garuda Buka Opsi Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

Whats New
Bank Lambat Transmisikan Suku Bunga Acuan, Ekonom: Pertumbuhan Kredit Masih Belum Pulih

Bank Lambat Transmisikan Suku Bunga Acuan, Ekonom: Pertumbuhan Kredit Masih Belum Pulih

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Usulan Kompasianer untuk Mengentaskan Buta Aksara

[KURASI KOMPASIANA] Usulan Kompasianer untuk Mengentaskan Buta Aksara

Work Smart
Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

Spend Smart
Cara Transfer BRI ke BRI dan Bank Lain dengan Mudah, Bisa lewat HP

Cara Transfer BRI ke BRI dan Bank Lain dengan Mudah, Bisa lewat HP

Spend Smart
Cara Upgrade ShopeePay Plus agar Bisa Transfer Saldo ke Rekening Bank

Cara Upgrade ShopeePay Plus agar Bisa Transfer Saldo ke Rekening Bank

Spend Smart
Cara Daftar BBM Subsidi Lewat Link subsiditepat.mypertamina.id

Cara Daftar BBM Subsidi Lewat Link subsiditepat.mypertamina.id

Whats New
Daftar Gerai Transmart yang Tutup Permanen

Daftar Gerai Transmart yang Tutup Permanen

Whats New
Ekonom: Kecil Kemungkinan BI Naikkan Suku Bunga Acuan dalam Jangka Pendek

Ekonom: Kecil Kemungkinan BI Naikkan Suku Bunga Acuan dalam Jangka Pendek

Whats New
Pengguna KRL Jabodetabek Hari Senin Diprediksi 800.000 Orang, KCI Tambah Perjalanan 'Commuter Feeder'

Pengguna KRL Jabodetabek Hari Senin Diprediksi 800.000 Orang, KCI Tambah Perjalanan "Commuter Feeder"

Whats New
Peran OJK Makin Kuat, Kini Punya 15 Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana di Sektor Jasa Keuangan

Peran OJK Makin Kuat, Kini Punya 15 Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana di Sektor Jasa Keuangan

Whats New
Meski Melambat, The Fed Diprediksi Masih akan Naikkan Suku Bunga Acuan

Meski Melambat, The Fed Diprediksi Masih akan Naikkan Suku Bunga Acuan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+