Kompas.com - 17/03/2015, 15:16 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membahas sistem transportasi massal di kantor presiden, Rabu (25/2/2015). Kompas.com/SABRINA ASRILPresiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membahas sistem transportasi massal di kantor presiden, Rabu (25/2/2015).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo meminta semua perusahaan untuk menggunakan mata uang rupiah saat melakukan transaksi bisnis. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/3/2015).

Andi menjelaskan, penggunaan mata uang rupiah di dalam negeri dianggap akan menguatkan nilai tukarnya terhadap dollar AS. Terlebih lagi, aturan mengenai penggunaan mata uang dalam negeri juga diatur dalam undang-undang.

"Pada dasarnya yang diinginkan Presiden adalah implementasikan secara penuh Undang-Undang tentang Penggunaan Mata Uang Rupiah," kata Andi.

Meski demikian, Andi tidak menyebut tegas mengenai sanksi yang akan diberikan kepada perusahaan yang menggunakan mata uang asing saat melakukan transaksi bisnis. "Itu nanti kewenangannya ada di lembaga-lembaga jasa keuangan," kata Andi saat ditanya mengenai sanksi tersebut.

Seperti diberitakan, rupiah mengalami pelemahan nilai tukar terhadap dollar AS sejak beberapa pekan lalu. Pelemahan itu telah menembus level Rp 13.000 per dollar AS. Pemerintah terus mencoba mengembalikan rupiah pada posisi stabil, salah satunya dengan cara memberikan insentif pajak untuk menarik investor ke Indonesia.

Baca juga: Pelabuhan Tanjung Priok Tak Patuhi UU Mata Uang Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.