Kompas.com - 19/03/2015, 15:04 WIB
Jalan Tol Bali Mandara KOMPAS.com/SRI LESTARIJalan Tol Bali Mandara
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pajak Pertambahan Nilai (PPN) jalan tol rencananya akan ditarik dengan cara dimasukkan langsung ke tarif tol. Direktur Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, Sigit Priadi Pramudito menuturkan pihaknya tengah mengkaji kemungkinan ini.

"Mekanismenya, langsung masuk di karcis," kata dia, Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Kendati langsung dimasukkan ke tarif tol, Sigit menambahkan, pemerintah juga mengkaji untuk mengenakan PPN jalan tol hanya untuk golongan I alias kendaraan pribadi. Pemerintah akan mengecualikan PPN jalan tol untuk kendaraan golongan II dan ke atas.

"Dikecualikan untuk kendaraan umum, kendaraan berat. Karena yang kita khawatirkan mereka nanti akan menaikkan harga barang-barang pokok. Yang rugi jadinya masyarakat," lanjut Sigit.

Adapun terkait pengecualian tersebut, sambung dia, akan diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP). "Itu harus dengan PP, tidak bisa dengan Peraturan Dirjen Pajak," tegas Sigit.

Sigit lebih lanjut memastikan, PPN jalan tol akan dikenakan karena sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan. "Saya berfikir memang harus kena. Kalau enggak dikenakan, saya yang salah, karena tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan," kata Sigit.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.