Kompas.com - 19/03/2015, 15:16 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan dimulainya pembangunan Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Peresmian ditandai dengan pengerukan tanah pertama yang disaksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Pelaksana Tugas Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Mudjiadi dan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, Senin (9/3/2015). hilda/kompas.comPresiden Joko Widodo meresmikan dimulainya pembangunan Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Peresmian ditandai dengan pengerukan tanah pertama yang disaksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Pelaksana Tugas Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Mudjiadi dan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, Senin (9/3/2015).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo blusukan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (19/3/2015). Kegiatan itu dilakukan setelah Jokowi menyampaikan surat pemberitahuan tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) wajib pajak orang pribadi tahun pajak 2014 di gedung tersebut.

Jokowi blusukan di Kantor Ditjen Pajak didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito juga tampak mendampinginya.

"Tadi saya juga masuk ke ruangan untuk analisis pajak," kata Jokowi, sesaat sebelum meninggalkan lokasi.

Sebelum meninjau ruang analisis pajak, Jokowi menggelar pertemuan internal dengan Dirjen Pajak didampingi Menkeu dan Mensesneg. Pertemuan internal itu digelar di lantai dua Kantor Ditjen Pajak dan tertutup untuk peliputan media.

Saat Jokowi meninjau ruang analisis pajak, para awak media juga tidak diperkenankan meliput. Wartawan hanya dipersilakan menunggu di lantai dasar, sementara akses untuk naik ke ruang analisis dijaga ketat oleh personel Paspampres.

Seusai blusukan, Jokowi mengaku bangga dengan sistem dan infrastruktur analisis pajak yang tersedia. Ia yakin, peningkatan target penerimaan pajak negara akan meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

"Sangat komplet, sistem baik dan bagus sekali. Sebab itu, kita optimistis, apa yang sudah ditargetkan bisa tercapai," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.