Pertamina Bantah Naikan Harga Elpiji 12 Kg secara Diam-Diam

Kompas.com - 03/04/2015, 08:06 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) membantah menaikan harga elpiji 12 kg secara diam-diam. Menurut Pertamina, kebijakan tersebut sama seperti penerapan harga BBM non subsidi.

"Enggak (diam-diam menaikan gas elpiji 12 Kg), kita liat ini sama saja seperti BBM non subsidi Pertamax," ujar Vice President Coorporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro di Subang, Kamis (2/3/2015).

Nantinya evaluasi harga elpiji 12 Kg juga akan mengikuti evaluasi harga Pertamax yaitu 2 minggu sekali. Bahkan, pengumumannya pun akan disampaikan secara terbuka dan bisa dilihat di website Pertamina.

Wianda juga menyatakan bahwa kenaikan elpiji 12 Kg tak akan diikuti oleh naiknya harga elpiji 3 Kg. Pasalnya, elpiji 3 Kg kata di masih disubsidi secara full oleh pemerintah. "Elpiji 3 Kg kan masih disubsidi full. Kami belum ada pembicaraan khusus untuk kesana. Kan pemerintah juga mau menerapkan subsidi langsung, nah itu yang kita dorong," kata dia.

"Kalau kita lihat pola konsumsi 12 Kg itu kan maaih sangat kecil ya, 400.000 ton per tahun, kalau yang 3 Kg itu 5,7 juta ton per tahun. Jadi itu porsinya masih lebih banyak di elpiji 3kg. Antisipasi kita dgn aparart setempat, kita juga akan mnengatasi jika terdapat indikasi indikasi kekurangan, kita dengan cepat akan melakukan operasi pasar," ucap Wianda.

PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga elpiji non-subsidi tabung 12 kilogram (kg) per 1 April 2015 sebesar Rp 666,67 per kg atau Rp 8.000,04 per tabung. Akibatnya, harga elpiji 12 kg di agen menjadi Rp 142.000 per tabung dari sebelumnya Rp 134.000.

Pertamina berdalih penaikan harga elpiji ini dilakukan agar perusahaan migas nasional itu tidak mengulang lagi persoalan yang sama, yakni menanggung kerugian dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akuisisi Bisnis Konsumer Masih Berlangsung, Citi Pastikan Kegiatan Operasional Tidak Terganggu

Akuisisi Bisnis Konsumer Masih Berlangsung, Citi Pastikan Kegiatan Operasional Tidak Terganggu

Whats New
PLN Hadirkan Gardu Induk Digital Pertama di Indonesia

PLN Hadirkan Gardu Induk Digital Pertama di Indonesia

Whats New
Luhut Ingin Pembangunan Infrastruktur Bisa Bebaskan Papua Barat dari Keterisolasian

Luhut Ingin Pembangunan Infrastruktur Bisa Bebaskan Papua Barat dari Keterisolasian

Whats New
Mendag Zulhas Musnahkan 750 Bal Pakaian Bekas Impor, Nilainya Rp 8,5 Miliar

Mendag Zulhas Musnahkan 750 Bal Pakaian Bekas Impor, Nilainya Rp 8,5 Miliar

Whats New
Dari Peta Digital hingga Investasi, Berikut 3 Inovasi Buatan Talenta Lokal di ID Tech HQ - Grab untuk Pengguna dan Mitra

Dari Peta Digital hingga Investasi, Berikut 3 Inovasi Buatan Talenta Lokal di ID Tech HQ - Grab untuk Pengguna dan Mitra

BrandzView
Sesi I Perdagangan, IHSG Terkoreksi 0,36 Persen

Sesi I Perdagangan, IHSG Terkoreksi 0,36 Persen

Whats New
ASDP Indonesia Ferry Catatkan Laba Bersih Rp 340 Miliar Semester I-2022

ASDP Indonesia Ferry Catatkan Laba Bersih Rp 340 Miliar Semester I-2022

Whats New
Perusahaan Lokal Ini Ekspor 17 Ton Pupuk ke Nigeria

Perusahaan Lokal Ini Ekspor 17 Ton Pupuk ke Nigeria

Whats New
Rupiah Perkasa, Simak Kurs IDR-USD di 5 Bank Hari Ini

Rupiah Perkasa, Simak Kurs IDR-USD di 5 Bank Hari Ini

Whats New
Indonesia Tahan dari Gejolak Global, Ekonom: Pertumbuhan Ekspor Jadi Payung Bagi Perekonomian

Indonesia Tahan dari Gejolak Global, Ekonom: Pertumbuhan Ekspor Jadi Payung Bagi Perekonomian

Whats New
Sambut Hari UMKM Nasional, Lazada Kembangkan Ekosistem Ekonomi Digital di Jatim

Sambut Hari UMKM Nasional, Lazada Kembangkan Ekosistem Ekonomi Digital di Jatim

Whats New
Tol Laut Mobilisasi 1,3 Juta Liter Minyakita ke Papua, Maluku dan NTT

Tol Laut Mobilisasi 1,3 Juta Liter Minyakita ke Papua, Maluku dan NTT

Whats New
Tempat Wisata dari Bekas Tambang Danau Pading, Sandiaga Uno: Jadi Berkah

Tempat Wisata dari Bekas Tambang Danau Pading, Sandiaga Uno: Jadi Berkah

Whats New
Pemerintah Sudah Kantongi Rp 7,65 Triliun dari Pajak Digital

Pemerintah Sudah Kantongi Rp 7,65 Triliun dari Pajak Digital

Whats New
Lelang Rumah Murah di Bogor, Harga Mulai Rp 150 Juta

Lelang Rumah Murah di Bogor, Harga Mulai Rp 150 Juta

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.