Kompas.com - 07/04/2015, 14:18 WIB
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad
KOMPAS/ALIF ICHWANKepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad mengatakan, amanat Undang-undang mencerdaskan kehidupan bangsa tak bisa berhenti sampai hanya masyarakat melek huruf.  Kini, negara pun memiliki tugas membuat masyarakat melek keuangan.

"Kalau tahun 70-an kita berusaha agar masyarakat kita melek huruf, tahun 2.000-an kita harus menciptakan masyarakat kita melek keuangan," ujar Muliaman saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Kantor OJK Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2015).

Dia menjelaskan, saat ini masyarakat Indonesia di desa-desa masih relatif kesulitan terjangkau dan menjangkau layanan perbankan. Akibatnya, edukasi masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan menjadi kurang.

Apalagi kata dia, berdasarkan penelitian ternyata akan korelasi antara kemiskinan dan akses layanan keuangan.

Sulitnya masyarakat mengakses layanan keuangan membuat kesejahteraan masyrakat pun kurang baik. Oleh karena itu, OJK terus mengembangkan layanan keungan tanpa kantor ke berbagai penjuru nusantara sembari bekerjasama bersama perbankan untuk memupuk kesadaran masyarakat agar gemar menabung dan memanfaatkan layanan keuangan.

"OJK melakukan sosialisasi layanan keuangan yang lebih dekat masyarakat, Agar akses keuangan sehingga bisa kita perbaiki yaitu Layanan bank tanpa kantor. Jadi bank tak perlu bangun kantor fisik yang mahal," kata dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.