Bisnis Tidak Jalan Juga? Coba "Heaven Marketing"

Kompas.com - 09/04/2015, 06:07 WIB
|
EditorErlangga Djumena

KOMPAS.com - Mantan CEO Javacraft.com Laksita Utama Suhud mengatakan, ilmu pemasaran tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan manusia saja melainkan juga perlu bantuan dari Tuhan.

"Marketing bukan urusan angka statistik tapi human approach. Contoh pengalaman UKM tidak tembus Rp 1 miliar-Rp 2 miliar ternyata tidak balance, mereka hanya force semua upaya di sisi manusianya, enggak minta izin ke Tuhan lebih memudahkannya," tutur Laksita dalam CEO Forum Oneintwenty Movement oleh Pro Indonesia, di Balai Sarbini, Jakarta, Selasa (6/4/2015).

Strategi ini disebut Laksita dengan nama heaven marketing . Menurut dia, bila seorang pebisnis sudah melakukan teknik marketing secara benar dan logis tetapi belum berhasil juga, alasan utamanya adalah tidak diimbangi dengan kekuatan Tuhan.

"Marketing ada dua, marketing membumi (bisa dijalankan siapa saja) yang secara logika bisa membuat bisnis lancar, tapi kalau di atas enggak mau kasih gimana? Segede apapun modalnya. Saya ajarkan ke teman-teman jangan bersandar ke manusia, sandaran masing-masing saja tidak ketemu," jelas Laksita yang kini menjabat Dirut Balai Sarbini Jakarta.

Oleh karena itu, kata dia, selain strategi marketing yang matang, seorang pengusaha perlu mengimbangi dengan ibadah yang kuat. "Strategi boleh 1 box, sama juga ibadah kita yang menjadikan kita sabar. Artinya konsisten enggak menyerah jalani sampai berhasil. Semua itu tenaga manusia, ada batasnya karena kemampuan kita tidak lengkap, maka itu shalat jadi penolong," kata Laksita.

Menurut dia, dengan menjalankan apa yang Tuhan minta dan menjauhkan apa yang dilarang maka semua masalah selesai dan rezeki bisa datang darimana saja.

"Kalau tidak diimbangi ini akan babak belur, kalau diimbangi dengan ini walau enggak untung-untung amat, harus bayar gaji karyawan yang akan 700 kali dibayar nantinya (di surga). Kebanyakan pengusaha rezekinya banyak karena menghidupi banyak jiwa," tutur Laksita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri PUPR: Tiga Jembatan Gantung Selesai Dibangun, Masyarakat Tak Perlu Memutar Jauh Lagi...

Menteri PUPR: Tiga Jembatan Gantung Selesai Dibangun, Masyarakat Tak Perlu Memutar Jauh Lagi...

Whats New
Wanaartha Life Rombak Jajaran Direksi, Ini Tujuannya

Wanaartha Life Rombak Jajaran Direksi, Ini Tujuannya

Whats New
Ternyata Indonesia Punya 'Saham' di IMF, Berapa Persen?

Ternyata Indonesia Punya "Saham" di IMF, Berapa Persen?

Whats New
Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Pendaratan Pesawat Dialihkan dari Juanda ke Ngurah Rai, Ini Penjelasan AP I

Whats New
MLFF Bakal Gantikan E-Toll,  Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

MLFF Bakal Gantikan E-Toll, Simak Cara Bayar Tol dari Waktu ke Waktu

Whats New
Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Tapanuli Tengah, Kementan Optimalkan Lahan Rawa

Whats New
Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Beras dan Cabai Naik, Simak Harga Pangan Hari ini

Spend Smart
Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Whats New
Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Whats New
Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Whats New
Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Work Smart
Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Whats New
Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari 'Middle Income Trap'

Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari "Middle Income Trap"

Whats New
Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Whats New
Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.