Kompas.com - 13/04/2015, 08:33 WIB
Bursa Efek Indonesia KONTANBursa Efek Indonesia
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak variatif pada perdagangan awal pekan ini, Senin (13/4/2015) ini. Di tengah penantian pemodal atas data-data ekonomi terbaru, indeks masih menguji level tertinggi terdekat di 5.520.

Setelah mencapai level penutupan tertingginya di 5.523 tengah pekan lalu, pergerakan IHSG cenderung konsolidatif hingga ditutup di 5.491,340 atau terkoreksi 9,560 poin (0,17 persen) akhir pekan lalu.

Koreksi IHSG ini lebih pada aksi ambil untung yang bersifat terbatas di tengah sikap pemodal yang menanti rilis laba triwulan I/2015 emiten dan data pertumbuhan ekonomi nasional di periode sama.

Selama sepekan IHSG menguat 0,64 persen. Penguatan IHSG sepekan kemarin dari sentimen domestik ditopang penguatan rupiah atas dollar AS hingga 0,7 persen di Rp 12.910 per dollar AS akhir pekan lalu.

Sedangkan dari eksternal, penguatan IHSG juga terimbas sentimen menanjaknya bursa saham di kawasan Asia. Hal ini terutama dimotori pasar saham Tiongkok merespon langkah Bank Sentral Negeri Tirai Bambu itu yang berkomitmen melanjutkan program stimulus untuk mengangkat perekonomian negara tersebut yang tengah menghadapi perlambatan.

Akhir pekan lalu data inflasi Tiongkok Maret mencapai 1,4 persen, lebih tinggi dari ekspektasi 1,3 persen. Angka itu telah meredahkan kekhawatiran ancaman deflasi di negara tersebut sehingga pasar saham Tiongkok kembali menguat tajam tercermin dari kenaikan indeks Shanghai Composite hingga 1,9 persen.

Riset First Asia Capital menyatakan memasuki perdagangan awal pekan ini peluang penguatan IHSG kembali terbuka menguji resisten di 5.520 setelah pasar saham global akhir pekan lalu kembali melanjutkan penguatannya.

"IHSG juga akan dipengaruhi pergerakan rupiah atas dollar AS yang cenderung menguat. IHSG akan bergerak dengan kisaran 5.460 hingga 5.520 cenderung menguat," sebutnya.

Saham-saham pilihan adalah PGAS, KLBF, CPIN, SMRA, GJTL, PTPP dan GIAA.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.