Penjualan Minuman Beralkohol Dilarang, Perusahaan Bir Temui Mendag

Kompas.com - 20/04/2015, 13:49 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Pabrikan bir yang berbasis di Belanda, Heineken, menemui Menteri Perdagangan Rachmat Gobel untuk membicarakan jalan keluar atas pelarangan penjualan minuman beralkohol oleh pemerintah.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (20/4/2015), pada pertemuan dengan Rachmat Gobel, Heineken diwakili oleh Global Director Public and Governmental Affairs Roland Verstappen.

Heineken menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menerapkan aturan yang sangat ketat tentang penjualan produk bir, termasuk melakukan pencegahan konsumsi alkohol oleh anak di bawah usia legal.

"Heineken memiliki banyak program di seluruh dunia sehubungan dengan pencegahan tersebut, dan Multi Bintang juga memiliki program yang sama di Indonesia," tulis manajemen Heineken.

Manajemen perusahaan itu juga menyatakan bahwa anak usahanya di Indonesia, yaitu PT Multi Bintang Indonesia, telah bekerja dengan banyak operator minimarket dalam melatih staf toko mereka untuk memastikan bahwa mereka tidak menjual produk bir kepada konsumen di bawah usia legal.

"Sejak 2012, lebih dari 1.000 outlet dan 15.000 staf minimarket telah berpartisipasi dalam program edukasi penjualan secara bertanggung jawab tersebut," ujarnya.

Pada pertemuan itu, perwakilan Heineken didampingi oleh Presiden Komisaris PT Multi Bintang Indonesia Cosmas Batubara, Presiden Direktur Michael Chin, dan Direktur Hubungan Korporasi Bambang Britono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.