Menperin Dorong Pengusaha Nasional Masuki Pasar Afrika

Kompas.com - 21/04/2015, 21:18 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengingatkan pengusaha untuk memacu perkembangan pasar di negara-negara Afrika dan tak hanya terfokus pada pasar Eropa dan Amerika.

"Kita memang lebih banyak ke Eropa, Amerika, Asia. Memang kita ke Afrika agak kurang tetapi kita kembangkan bagaimana pun pasar di sana cukup besar, tetapi juga kita pacu," kata Saleh di sela-sela Konferensi Asia Afrika di Jakarta Convention Center, Selasa (21/4/2015).

Menurut dia, banyak produk yang bisa dipasarkan di Afrika seperti tekstil, makanan, dan minuman. Pasar Indonesia juga terbuka bagi pengusaha Afrika. Sejauh ini Indonesia masih memerlukan bahan baku dari Afrika seperti kakao dan tembakau.

"Kita ada input beberapa bahan baku dari sana untuk produksi industri makanan, minuman seperti misalnya kalau enggak salah juga ada kakao yang kita impor dari sana, termasuk juga tembakau dari sana," ucap Saleh.

Pemerintah, lanjut Saleh, tengah mencari jalan agar produk Indonesia tidak seluruhnya disalurkan ke Amerika dan Eropa namun juga ke Afrika yang potensi pasarnya dianggap cukup besar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.