Mentan Tegaskan Bantuan Alat Pertanian Gratis

Kompas.com - 22/04/2015, 06:02 WIB
EditorBayu Galih

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa bantuan alat-alat pertanian untuk petani dari pemerintah pusat gratis.

"Jangan ada yang main-main dengan program pusat," kata dia, pada kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Utara, Selasa (21/4/2015).

Ia menyebutkan, pemerintah pusat memberikan bantuan alat-alat pertanian untuk petani di tanah air itu gratis, guna mendukung program swasembada pangan.

Dalam kunjungannya ke Lampung Utara, Provinsi Lampung, Mentan menyerahkan bantuan alat pertanian berupa 244 traktor tangan dan 197 unit mesin pompa air. Dalam kesempatan itu dia juga sempat berdialog dengan petugas penyuluh lapangan (PPL) yang masih berstatus honor lepas untuk bekerja jujur dan rajin.

Amran juga mengharapkan peningkatan produksi satu juta ton gabah kering giling pada 2016 di daerah ini dapat tercapai.

Bupati Lampung Utara Agung Mangku Negara mengatakan bahwa Lampung Utara memiliki 19.000 hektare lahan pertanian. Namun, daerah ini masih terkendala dengan sarana prasarana pertanian.

"Lampung Utara telah siap pencanangan program dari pusat. Kendalanya, Way Bumi Agung terdapat embung yang besar tetapi karena rusak hanya menampung 1.500 kubik air," ucap Bupati.

Ia juga mengapresiasi bantuan Mentan dan diharapkan ke depan Lampung Utara tetap menjadi perhatian pemerintah pusat khususnya sektor pertanian.

Sementara itu, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dalam kesempatan itu mempertegas pernyataan Bupati Lampung Utara agar pertanian menjadi perhatian pemerintah pusat.

Namun, lanjutnya, kelangkaan pupuk di Provinsi Lampung saat ini masih sering terjadi. Untuk mengatasi masalah tersebut, Provinsi Lampung juga telah membentuk tim untuk memonitor penggunaan pupuk bersubsidi di daerah ini.

"Saya juga berterima kasih karena dalam setiap kunjungan kerja ke Lampung, Pak Menteri selalu memberikan bantuan. Kali ini berupa 244 traktor tangan dan 197 mesin pompa air," ujarnya.

Pada acara kunker Mentan hadir Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Iskandar M Sahil, Danrem 043 Garuda Hitam Kol Winarto, Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog Lely Pelitasari Subekty.

Mentan bersama Gubernur Lampung menyempatkan untuk melakukan inseminasi buatan sapi betina umur empat tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Punya 4 Kekuatan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global, Apa Saja?

Indonesia Punya 4 Kekuatan untuk Menghadapi Ketidakpastian Global, Apa Saja?

Whats New
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Mentah Dunia Menguat, Ini Penyebabnya

Whats New
Lowongan Kerja BUMN PT LPP Agro Nusantara untuk S1 Psikologi, Ini Syaratnya

Lowongan Kerja BUMN PT LPP Agro Nusantara untuk S1 Psikologi, Ini Syaratnya

Work Smart
Aplikasi dan Medsos Pemerintah Bejibun, tapi Tidak Optimal

Aplikasi dan Medsos Pemerintah Bejibun, tapi Tidak Optimal

Whats New
Restrukturisasi dan Bersih-bersih di BUMN Harus Jadi Program Berkelanjutan

Restrukturisasi dan Bersih-bersih di BUMN Harus Jadi Program Berkelanjutan

Whats New
Simak Proyeksi Pergerakan IHSG Pasca Hari Kemerdekaan RI

Simak Proyeksi Pergerakan IHSG Pasca Hari Kemerdekaan RI

Whats New
Ini Cara Mengelola Pengeluaran untuk Mahasiswa Agar Uang Bulanan Tidak Cepat Habis

Ini Cara Mengelola Pengeluaran untuk Mahasiswa Agar Uang Bulanan Tidak Cepat Habis

Spend Smart
[POPULER MONEY] Harga Terbaru Pertalite | Segini Harga Pertalite Jika Tak Disubsidi Pemerintah

[POPULER MONEY] Harga Terbaru Pertalite | Segini Harga Pertalite Jika Tak Disubsidi Pemerintah

Whats New
Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar 'Cloud Computing' di RI

Perusahaan Konsultan IT Asal AS Bidik Pasar "Cloud Computing" di RI

Whats New
Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 'Drop Point' PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Dekati UMKM, PT Pos Buka 7.700 "Drop Point" PosAja di 500 Kabupaten dan Kota

Whats New
Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Mengapa Adopsi Komputasi Awan Penting untuk Transformasi Digital Perusahaan di Indonesia?

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Pemerintah Dinilai Perlu Tolak Intervensi Asing soal Kebijakan Industri Rokok

Rilis
Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Genjot Produksi Jagung, Kementan Gandeng Bayer Indonesia

Whats New
Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur

Whats New
HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

HUT Ke-77 RI, Menkominfo Sebut Digitalisasi Kunci Pemulihan Ekonomi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.