Susi: Bapak Mau Minta Apa dari Saya? Nanti Saya Lari Kencang...

Kompas.com - 04/05/2015, 22:46 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti meminta para pengusaha untuk membangun infrastruktur perikanan di wilayah timur Indonesia. Bahkan, Susi siap untuk mengusahakan segala insentif bagi pengusaha tersebut.

"Kenapa bapak enggak mau bangun di timur? Bapak mau minta apa dari saya? Biar nanti saya lari kencang, Pak. Misalnya ke Ditjen Pajak (minta insentif)," ujar Susi saat mengadakan pertemuan dengan pengusaha perikanan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (4/5/2015).

Dia mengaku mengerti para pengusaha enggan melakukan "migrasi" bisnis ke wilayah timur Indonesia karena sulitnya akses kapal penyelengara hasil tangkapan ke wilayah barat Indonesia.

Namun, kata Susi, saat ini dia sudah meminta Perum Perikanan Indonesia (Perindo) untuk menyediakan berbagai kapal. Tujuannya, hasil tangkapan ikan dari wilayah timur tersebut bisa disalurkan dengan lebih efisien.

Sebelumnya, Susi mengajak para pengusaha untuk bermitra dengan nelayan dalam upaya pengentasan alat tangkap cantrang. Pasalnya, penggunaan cantrang sebagai alat tangkap ikan akan merusak biota laut. Bahkan, Susi mengaku siap mengeluarkan peraturan menteri (permen) pelarangan penggunaan cantrang, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur, apabila semua stakeholder mendukung langkah tersebut.

Dia menegaskan siap menjadi bemper meski akan mendapat kecaman dari pihak-pihak yang tetap menginginkan penggunaan cantrang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.