Ekonomi Jeblok, JK Sebut Bukan Kesalahan Orang Per Orang

Kompas.com - 07/05/2015, 12:23 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri peringatan hari ulang tahun Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Jakarta, Rabu (29/4/2015) Icha RastikaWakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri peringatan hari ulang tahun Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Jakarta, Rabu (29/4/2015)
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tak mau menyalahkan para menteri ekonomi kerena pertumbuhan ekonomi yang anjlok pada triwulan 1-2015. Baginya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini karena andil dari kondisi ekonomi dunia.

"Ini kan bukannya kesalahan orang per orang (menteri), tapi ini masalah dunia," ujar JK di Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Meski begitu ia mengakui bahwa kecilnya pertumbuhan ekonomi pada triwulan 1-2015 juga disebabkan masih rendahnya penyerapan anggaran oleh kementerian dan kembaga. Menurut dia, hal itu diakibatkan karena adanya perubahan administrasi pemerintahan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 baru disahkan pada Februari lalu.

Di tengah kondisi ekonomi yang lesu, JK tetap yakin pada triwulan II nanti pertumbuhan ekonomi akan kembali meningkat. Ia pun menegaskan bahwa semua program pemerintah yang tertunda di triwulan I akan berjalan pada triwulan II ini.

"Oh tentu diatas 5 persen (pertumbuhan ekonomi (triwulan II), pokoknya harus jalan semua (program pemerintah), industri juga harus jalan, proyek pengairan, otomatis belanja juga naik, konsumsi juga naik," kata JK.

Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal I-2015 mengalami perlambatan. Bedasarkan tahun dasar konstan 2010, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2015 hanyamencapai 4,71 persen. Pada periode sama tahun lalu pertumbuhan ekonomi mencapai 5,14 persen (konstan 2010), atau 5,21 (konstan 2000).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.