Cegah Inflasi, BI Minta Semua Kepala Daerah Awasi Distribusi Pangan

Kompas.com - 13/05/2015, 12:53 WIB
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo KOMPAS/HERU SRI KUMORO Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan bahwa tingkat inflasi Indonesia masih relatif tinggi jika dibandingkan negara ASEAN lainnya.

Untuk mencegah melambungnya inflasi ke depan, Agus meminta para kepala daerah untuk bersatu menjaga tingkat inflasi akibat lonjakan harga pangan.

"Ketersediaan harga pangan jadi tantangan kita, kita bukan lagi negara sentralisasi tapi saat ini sudah desentralisasi, banyak pemerintah daerah yang pemimpinnya dipilih langsung oleh kita, untuk itu semunya ini harus berkoordinasi sehingga inflasi rendah," ujar Agus di Jakarta, Rabu (18/5/2015).

Cara menjaga melonjaknya inflasi tersebut, kata dia, yaitu dengan mengeluarkan berbagai kebijakan misalnya melakukan pengawasan distribusi pangan dan memastikan pasokan pangan tersebut aman sehingga harga tak melonjak.

Sebelumnya, Agus Martowardojo secara khusus mewaspadai ketersediaan dan distribusi pangan menjelang bulan Ramadhan. Pasalnya, harga pangan bisa menjadi pemacu inflasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.