Kompas.com - 26/05/2015, 14:56 WIB
Aturan LTV dianggap menggoyang pasar properti. www.shutterstock.comAturan LTV dianggap menggoyang pasar properti.
EditorErlangga Djumena


AMBON, KOMPAS.com -
Bank Indonesia menyusun besaran loan to value (LTV) baru untuk kredit pemilikan rumah (KPR). Besaran pelonggaran mencapai 5 persen-10 persen.

Semakin kecil LTV, maka uang muka yang harus disiapkan calon debitor KPR semakin besar. Dengan pelonggaran LTV, uang muka KPR bakal lebih ringan. 

Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah mengatakan bahwa perubahan skema pembiayaan syariah ini masih harus menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Dia menambahkan, jika bank memiliki rasio kredit macet atau non performing loan lebih dari 5 persen, maka bank tersebut harus menggunakan aturan lama.

Berikut daftarnya:

Aturan lama vs aturan baru

Rumah lebih dari 70 meter persegi
Rumah I 70 persen --> 80 persen
Rumah II 60 persen --> 70 persen
Rumah III 50 persen --> 60 persen

Apartemen lebih dari 70 meter persegi
I 70 persen --> 80 persen
II 60 persen --> 70 persen
III 50 persen --> 60 persen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rumah antara 22-70 meter persegi
Rumah I tidak ada --> tidak ada
Rumah II 70 persen --> 80 persen
Rumah III 60 persen --> 70 persen

Apartemen antara 22-70 meter persegi
I 80 persen --> 90 persen
II 70 persen --> 80 persen
III 60 persen --> 70 persen

Rumah kurang dari 22 meter persegi
Rumah I tidak ada -->tidak ada

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.