Kompas.com - 28/05/2015, 17:52 WIB
|
EditorJosephus Primus


JAKARTA, KOMPAS.com – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan tengah merampungkan beleid penghapusan Pajak Pertambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM) untuk barang-barang yang dulunya dinilai mewah, seperti televisi, alat elektronik, dan tas-tas bermerek. “PPnBM sedang kita godok. Sudah disetujui, dan sebentar lagi keluar,” kata Dirjen Pajak, Kemenkeu, Sigit Priadi Pramudito, di kantornya, Jakarta Kamis (28/5/2015).

Pemerintah memang ingin merangsang konsumsi masyarakat, salah satunya melalui instrumen pajak ini. Sigit mengatakan, potensi pajak yang menguap dari pembebasan PPnBM ini tidak seberapa besar. “Untuk elektronik dan tas mewah sekitar Rp 800 –Rp 900 miliar,” kata Sigit.

Lebih lanjut dia bilang, nantinya PPnBM ini diberlakukan untuk seluruh range (kisaran) harga barang, tanpa batasan. Saat dikonfirmasi wartawan bagaimana mengenai televisi yang harganya mencapai puluhan juta, Sigit juga menegaskan barang tersebut bebas dari PPnBM. “Ya biarin saja. Sudah biasa itu (TV Rp 20 juta). Sudah enggak mewah lagi,” ucap Sigit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.