Kompas.com - 03/06/2015, 19:03 WIB
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com – Mantan menteri era Orde Baru Fuad Bawazier mengatakan, oknum Pertamina Energy Trading Limited (Petral) yang menyebabkan kerugian negara harus ditindak. “Kalau dia tersangka harus diadili. Sehingga buka-bukaan,” kata Fuad dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (3/6/2015).

Menurut Fuad, oknum yang menikmati keuntungan dari penyelewengan pengadaan dan distribusi minyak mentah dan produk minyak di bawah bendera Petral harus mempertanggungjawabkan tindakannya.

Diharapkan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri bisa ikut bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengusut kerugian negara akibat oknum Petral.

Sejak pertengahan bulan lalu, pemerintah secara resmi memberikan pernyataan dimulainya proses likuidasi Petral Group. Pemerintah dalam kesempatan sama juga mengklaim terjadi penghematan sebesar 22 juta dollar AS dari dialihkannya peran pengadaan yang tadinya dilakukan Petral kemudian dilakukan oleh Integrated Supply Chain (ISC) PT Pertamina (Persero).

Menurut Fuad, adanya penghematan ini menunjukkan kebocoran yang harus ditelisik oleh pemerintah. “Pemerintah bilang ada penghematan 22 juta dollar AS selama tiga bulan. Pertanyaannya, siapa yang menikmati kebocoran?” kata Fuad.

Hanya dengan cara tersebut, kata Fuad, pembubaran Petral bisa memberikan keuntungan bagi Indonesia. “Jadi bisa dianggap (pembubaran Petral) ini penyelamatanuang negara. Kita harus dorong Bareskrim untuk maju terus,” kata Fuad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.