Pengunduran Diri Gatot Suwondo dari Komisaris BRI Tak Terkait "Fit and Proper Test" OJK

Kompas.com - 05/06/2015, 14:53 WIB
Dirut BNI yang juga Ketua Umum Himbara Gatot M. Suwondo Kompas/Heru Sri KumoroDirut BNI yang juga Ketua Umum Himbara Gatot M. Suwondo
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menegaskan, pengunduran diri Gatot Suwondo sebagai komisaris BRI bukan karena gagal dalam uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test. (Baca: Gatot Suwondo Mundur dari Komisaris BRI).

Dalam klarifikasi resminya, BRI menyampaikan, pengangkatan Gatot sebagai komisaris BRI berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui uji kepatutan dan kelayakan.

"Namun, karena Bapak Gatot mengajukan pengunduran diri, BRI tidak mengajukan beliau untuk mengikuti fit and proper test oleh OJK," kata Budi Satria, Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan BRI.

Melalui penjelasan ini, lanjut Budi, BRI ingin menegaskan bahwa pengunduran diri Gatot sebagai komisaris bukan karena kegagalan dalam uji kepatutan dan kelayakan, melainkan karena adanya kepentingan lain. (Barratut Taqiyyah)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Kontan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.