Menteri PU Setuju Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II

Kompas.com - 25/06/2015, 15:15 WIB
Kendaraan terjebak kemacetan setelah melewati  gerbang Tol Cikampek , Kabupaten Purwakarta, menuju Simpang Jomin, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (24/7/2014). Dari pukul 00.00 hingga pukul 15.00, sebanyak 23.623 kendaraan telah melewati gerbang tol tersebut dengan puncak jumlah kendaraan yang melintas per jam sebanyak 2.619 kendaraan. Puncak arus mudik di gerbang tol tersebut diperkirakan berlangsung pada hari ini (Jumat, 25/7/2014). KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOKendaraan terjebak kemacetan setelah melewati gerbang Tol Cikampek , Kabupaten Purwakarta, menuju Simpang Jomin, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (24/7/2014). Dari pukul 00.00 hingga pukul 15.00, sebanyak 23.623 kendaraan telah melewati gerbang tol tersebut dengan puncak jumlah kendaraan yang melintas per jam sebanyak 2.619 kendaraan. Puncak arus mudik di gerbang tol tersebut diperkirakan berlangsung pada hari ini (Jumat, 25/7/2014).
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono mengaku setuju dengan ide pembangunan tol Jakarta-Cikampek II.

Menurut Basuki, ide Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman secara kasat mata bisa dibangun cepat. "Jasa Marga pemrakarsanya ok, pak Adityawarman beliau kasih ide, kita ayo," ujar Basuki di kantor Kementerian PU-Pera, Kamis (25/6/2015)

Basuki memaparkan ide pembangunan tol Jakarta-Cikampek II masih baru dalam tahap obrolan saja. Ia memaparkan belum sampai tahap pembuatan surat resmi. "Awal banget. Belum ada surat resmi, penjelasan gitu aja," ungkap Basuki.

Sementara itu Direktur Jenderal Bina Marga Hediyanto W Husaini memaparkan pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II itu bisa segera dibangun tahun depan. Tujuannya untuk mengurangi kemacetan yang saat ini sudah menumpuk di tol Jakarta-Cikampek.

"Mudah-mudahan bisa tahun depan, karena Jakarta Cikampek sudah mulai macet," ungkap Hediyanto.

Hediyanto menambahkan proses pembangunan harus diikuti oleh niat baik dari PT Jasa Marga (persero) Tbk. Pasalnya ide yang dicetuskan oleh perusahaan BUMN tersebut, harus disertai dengan kesiapan pembebasan lahan dan anggaran.

"Nanti kita lihat kalau prakarsanya baik dan menjanjikan, akan kita sepakati," papar Hediyanto. (Adiatmaputra Fajar Pratama)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rights Issue, Bank Banten Raup Dana Rp 618 Miliar

Rights Issue, Bank Banten Raup Dana Rp 618 Miliar

Rilis
Ujian LRT Jabodebek: Proyek Molor, Biaya Bengkak dan Kini Tabrakan

Ujian LRT Jabodebek: Proyek Molor, Biaya Bengkak dan Kini Tabrakan

Whats New
Merger Indosat–Tri, Pemerintah Diminta Jaga Persaingan Industri Telekomunikasi

Merger Indosat–Tri, Pemerintah Diminta Jaga Persaingan Industri Telekomunikasi

Whats New
Pahami Perbedaan Rute LRT Jabodebek dan LRT Jakarta

Pahami Perbedaan Rute LRT Jabodebek dan LRT Jakarta

Whats New
OJK Luncurkan Blueprint Transformasi Digital Perbankan, Ini Poin-poin Pentingnya

OJK Luncurkan Blueprint Transformasi Digital Perbankan, Ini Poin-poin Pentingnya

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22 Ditutup Besok, Daftar di www.prakerja.go.id

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22 Ditutup Besok, Daftar di www.prakerja.go.id

Whats New
Hingga September 2021, Nilai Transaksi BNI Mobile Banking Capai Rp 447 Triliun

Hingga September 2021, Nilai Transaksi BNI Mobile Banking Capai Rp 447 Triliun

Whats New
IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Asing Koleksi BBCA, BBRI, dan KLBF

IHSG Menguat pada Sesi I Perdagangan, Asing Koleksi BBCA, BBRI, dan KLBF

Whats New
 Kuota Kartu Prakerja Gelombang 22 46.000, Daftar di Prakerja.go.id

Kuota Kartu Prakerja Gelombang 22 46.000, Daftar di Prakerja.go.id

Whats New
Produsen Cangkul Gresik Jadi yang Pertama Kantongi SNI Tipe A dari Kemenperin

Produsen Cangkul Gresik Jadi yang Pertama Kantongi SNI Tipe A dari Kemenperin

Whats New
Kustodian: Pengertian dan Fungsinya

Kustodian: Pengertian dan Fungsinya

Spend Smart
Siap-siap Tes SKB CPNS 2021, BKN: Kemungkinan Tidak Akan Ada Lagi Ujian Susulan

Siap-siap Tes SKB CPNS 2021, BKN: Kemungkinan Tidak Akan Ada Lagi Ujian Susulan

Whats New
Maksimalkan Produksi CPO, BPDPKS: Tingkatkan Keterampilan Petani Swadaya

Maksimalkan Produksi CPO, BPDPKS: Tingkatkan Keterampilan Petani Swadaya

Whats New
Pertamina Tetap Jual Pertalite Rp 7.650 Per Liter meski Harga Sebenarnya Rp 11.000

Pertamina Tetap Jual Pertalite Rp 7.650 Per Liter meski Harga Sebenarnya Rp 11.000

Whats New
Mau Tukar Dollar AS? Cek Kurs Rupiah Hari Ini

Mau Tukar Dollar AS? Cek Kurs Rupiah Hari Ini

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.