Kompas.com - 03/07/2015, 15:05 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) selama Juni 2015 turun 2,46 dollar AS menjadi 59,4 dollar per barrel dibandingkan harga pada Mei yang tercatat 61,86 dolar AS per barel.

Tim Harga Minyak Indonesia Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam siaran persnya, Jumat (3/7/2015), menyebutkan penurunan ICP terjadi karena kenaikan pasokan minyak mentah Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan peningkatan stok bahan bakar minyak Amerika Serikat.

Sementara harga minyak jenis Minas/SLC sebagai acuan utama ICP tercatat turun 3,16 dollar AS menjadi 59,54 dollar AS per barrel pada Juni dibandingkan harga Mei yang tercatat 62,70 dollar AS.

Tim mengungkapkan, publikasi OPEC pada Juni 2015 menyebutkan pasokan minyak mentah OPEC pada Mei 2015 meningkat 0,023 juta barrel per hari dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 30,972 juta barrel per hari.

Selain itu, berdasarkan laporan Energy Information Administration (EIA) Amerika Serikat, stok bahan bakar minyak negara itu pada Juni 2015 meningkat dengan stok bensin (gasoline) naik 1,1 juta barrel menjadi 218,5 juta barrel dan distillate fuel oil naik 1,9 juta barrel menjadi 135,4 juta barrel.

Faktor lain yang mempengaruhi ICP adalah peningkatan ekspor minyak mentah Iran yang pada Juni 2015 mencapai 3,2 juta barrel per hari karena kemungkinan penghapusan sanksi ekonomi terkait kesepakatan nuklir Iran, kekhawatiran pelemahan perekonomian Eropa akibat krisis utang utang Yunani, dan kebijakan baru Pemerintah Amerika Serikat yang mengizinkan ekspor kondensat.

Sementara di kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh penurunan pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

Tim Harga Minyak juga mencatat, harga minyak jenis WTI (Nymex) pada Juni 2015 naik 0,43 dollar dari bulan sebelumnya menjadi 59,83 dollar AS per barrel.

Selama periode itu, harga minyak Brent (ICE) juga turun 1,86 dollar AS menjadi 63,75 dollar AS per barrel dan Basket OPEC turun 1,88 dollar AS menjadi 60,28 dollar AS per barrel.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.