Pemerintah Targetkan 28.000 Wirausaha Baru Lahir Tahun Ini

Kompas.com - 27/07/2015, 14:12 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri di Gedung BI, Jakarta, Senin (16/2/2015). KOMPAS.com/YOGA SUKMANAMenteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri di Gedung BI, Jakarta, Senin (16/2/2015).
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah targetkan penciptaan 28.000 wirausaha baru tahun ini. Target ini meningkat cukup signifikan bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya menargetkan penciptaan sebanyak 10.000 wirausaha baru pertahunnya.

"Kami menargetkan menciptakan 28.000 wirausahawan baru di tengah terbatasnya ketersediaan lapangan kerja disektor formal. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran dan memperbanyak kesempatan kerja baru," kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri, dalam siaran persnya, Senin (27/7/2015).

Penciptaan wirausaha merupakan salah satu solusi untuk menekan tingkat pengangguran yang terjadi saat ini. Pasalnya, selain menciptakan pekerjaan bagi diri sendiri, pelaku wirausaha juga dapat membuka kesempatan kerja bagi orang lain.

"Ukuran suatu negara bisa dikatakan maju jika jumlah wirausahawan mencapai 2 persen dari total jumlah penduduk. Namun wirausahawan di Indonesia saat ini baru mencapai 1,65 persen. Padahal di Malaysia jumlah wirausahawan sudah 4 persen dan Thailand 7 persen," Kata Hanif.

Untuk mengejar ketertinggalan itu, kata Hanif pemerintah menetapkan kebijakan-kebijakan dan program kerja untuk membangkitkan dan mengembangkan program wirausaha dengan menargetkan mencetak 28.000 wirausahawan baru tahun ini.

"Sasaran kelompok masyarakat yang menjadi calon kewirausahaan adalah para pencari kerja, penganggur atau masyarakat miskin di pedesaan, penganggur terdidik di perkotaan, serta calon TKI yang hendak bekerja ke luar negeri," kata Hanif.

Hanif mengatakan, program unggulan yang dikembangkan dalam pembinaan kewirausahaan meliputi pelatihan usaha mandiri pelatihan teknis dan manajerial tenaga kerja, padat karya produktif, pemagangan, teknologi tepat guna dan pendampingan serta pelatihan lainnya yang disesuaikan dengan minat, bakat, dan potensi masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional sampai dengan Februari 2015 mencapai 7,45 juta jiwa atau sekitar 5,81 %. Sementara target untuk menciptakan 28.000 wirausahawan baru ini merupakan bagian dari pengembangan sektor ketenagakerjaan dan pemanfaatan sumber daya alam. (Handoyo)



Sumber Kontan
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BRI Maksimalkan Segmen Ultra Mikro untuk Kejar Pertumbuhan Kredit 7 Persen

BRI Maksimalkan Segmen Ultra Mikro untuk Kejar Pertumbuhan Kredit 7 Persen

Whats New
Harga Bitcoin Anjlok Gara-gara Larangan Bitcoin di China

Harga Bitcoin Anjlok Gara-gara Larangan Bitcoin di China

Whats New
Kemenaker Ungkap 6 Masalah Penyaluran Bantuan Subsidi Gaji

Kemenaker Ungkap 6 Masalah Penyaluran Bantuan Subsidi Gaji

Whats New
Menhub: Pembangunan Bandara Siboru di Fak-Fak Capai 30 persen

Menhub: Pembangunan Bandara Siboru di Fak-Fak Capai 30 persen

Whats New
Program Millennial Smartfarming Diharapkan Genjot Produktivitas Pertanian

Program Millennial Smartfarming Diharapkan Genjot Produktivitas Pertanian

Rilis
 Lengkap, Cara Lapor SPT Tahunan Online dan Cara Mendapatkan EFIN

Lengkap, Cara Lapor SPT Tahunan Online dan Cara Mendapatkan EFIN

Whats New
BI Prediksi Terjadi Deflasi 0,01 Persen pada September 2021

BI Prediksi Terjadi Deflasi 0,01 Persen pada September 2021

Whats New
Penuhi Kebutuhan Industri, RI Impor Garam hingga 4,6 Juta Ton

Penuhi Kebutuhan Industri, RI Impor Garam hingga 4,6 Juta Ton

Whats New
Luhut Sebut PPKM Bakal Terus Diterapkan Selama Belum Ada Obat Covid-19

Luhut Sebut PPKM Bakal Terus Diterapkan Selama Belum Ada Obat Covid-19

Whats New
Kuasa Hukum Obligor BLBI Suyanto: Kenapa Baru 20 Tahun Kemudian Utang Ditagih?

Kuasa Hukum Obligor BLBI Suyanto: Kenapa Baru 20 Tahun Kemudian Utang Ditagih?

Whats New
Menhub: Progres Pembangunan Bandara Siboru Papua Barat Capai 30 Persen

Menhub: Progres Pembangunan Bandara Siboru Papua Barat Capai 30 Persen

Rilis
 Mengapa Pekerja Wajib Lapor SPT Tahunan?

Mengapa Pekerja Wajib Lapor SPT Tahunan?

Whats New
Rayakan HUT ke-53, Kadin Fokus pada Pemulihan Kesehatan dan Perekonomian Nasional

Rayakan HUT ke-53, Kadin Fokus pada Pemulihan Kesehatan dan Perekonomian Nasional

Whats New
Mengintip Bisnis Luhut, Menteri Jokowi yang Kaya Raya dari Batubara

Mengintip Bisnis Luhut, Menteri Jokowi yang Kaya Raya dari Batubara

Whats New
Kimia Farma Apotek dan CCEP Indonesia Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Kesehatan Karyawan pada Masa Pandemi

Kimia Farma Apotek dan CCEP Indonesia Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Kesehatan Karyawan pada Masa Pandemi

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.