Kompas.com - 27/07/2015, 21:16 WIB
Pemudik masuk ke dalam kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (13/7/2015).  PT KAI mempersiapkan sekitar 370 rangkaian kereta untuk mengakomodir pemudik yang  diperkirakan berjumlah 96.000 orang tiap harinya. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESPemudik masuk ke dalam kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (13/7/2015). PT KAI mempersiapkan sekitar 370 rangkaian kereta untuk mengakomodir pemudik yang diperkirakan berjumlah 96.000 orang tiap harinya.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) meraup pendapatan sebesar Rp 423,8 miliar sepanjang H-15 hingga H+ Lebaran. Jumlah itu naik 25 persen dari pendapatan pada periode yang sama selama mudik Lebaran tahun lalu sebesar Rp 339 miliar.

Dengan begitu, target pendapatan KAI Rp 400 pada musim mudik Lebaran tahun ini tercapai. "Target tercapai, jadi target Rp 400 miliar pasti dapat. Sekarang kita dapat Rp 423,8 miliar," ujar Direktur Komersil KAI A. Herlianto dalam konferensi pers angkutan Lebaran 2015 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (27/7/2015).

Menurut data KAI, volume penumpang kereta api utama selama H-7 hingga H 7 Lebaran 2015 mengalami kenaikan 8 persen. Tahun 2014, penumpang berjumlah 1.749.788, sementara tahun 2015 naik menjadi 1.895.688 penumpang.

KAI juga mencatat telah terjadi penurunan volume penumpang untuk KA lokal pada H-7 hingga H 7 lebaran hingga 5 persen. Tahun lalu, jumlah penumpang KA lokal pada periode yang sama mencapai 2.147.437 penumpang, sementara tahun 2015 hanya 2.036.023 penumpang.

Perseroan menjelaskan bahwa penurunan jumlah penumpang KA lokal tersebut disebabkan karena adanya perbedaan pencatatan penumpang. Tahun lalu, pembelian tiket menghitung bayi, sementara tahun ini jumlah penumpang tak menghitung bayi.

KAI mengoperasikan 1.638 unit kereta untuk angkutan Lebaran 2015. Jumlah KA tersebut naik 6 persen dari tahun lalu sebanyak 1.638 unit kereta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Whats New
Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Mulai 1 Februari 2022, Harga Minyak Goreng Curah Turun Jadi Rp 11.500 Per Liter

Whats New
Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Merek Paling Mahal Rp 14.000 Seliter

Whats New
Sasar Anak Muda, Bank Sampoerna Luncurkan SMB

Sasar Anak Muda, Bank Sampoerna Luncurkan SMB

Whats New
Ini Keuntungan Axiata dan XL Axiata Caplok Saham Link Net

Ini Keuntungan Axiata dan XL Axiata Caplok Saham Link Net

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.