Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Peluang Selalu Ada di Pasar Tradisional

Kompas.com - 28/07/2015, 18:03 WIB
EditorJosephus Primus


KOMPAS.com - Peluang selalu ada pasar tradisional. Adalah Presiden Direktur PT Pazia Pillar Mercycom Yulisiane Sulistyawati yang mengatakan melihat peluang tersebut. Makanya, melalui Pazia Express, perusahaan distributor gawai itu membidik pasar tradisional. Pilihan pertama pengelola Pazia adalah Pasar Bata Putih di kawasan Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. "Pasar Bata Putih itu unik karena waktu bukanya sore sampai malam hari," Yulisiane yang karib dipanggil Sianne itu di sela-sela peresmian gerai Pazia Express tersebut pada Selasa (28/7/2015).

Pasar Bata Putih, sebagaimana juga dijelaskan oleh Manajer Area Selatan I Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya Nurman Adhi adalah satu dari 11 pasar kelolaan perusahaan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di wilayah Kota Jakarta Selatan. Total, PD Pasar Jaya mengelola 153 pasar tradisional di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Selain memunyai jadwal buka mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan sekitar pukul 24.00 WIB, Pasar Bata Putih yang letaknya dekat dengan Pasar Kebayoran Lama itu melayani konsumen yang bergerak di bidang bahan baku katering, restoran, dan hotel. "Pasar Bata Putih berkonsep wet market (pasar basah)," kata Nurman Adhi sembari menambahkan bahwa jumlah pedagang aktif di Pasar Bata Putih sekitar 480 pedagang.

Sementara Sianne mengatakan banyak pedagang di pasar tradisional, termasuk di Pasar Bata Putih yang memunyai kebutuhan mengisi pulsa saat bekerja. Mereka juga memerlukan telepon selular untuk berkomunikasi. "Kami menyediakan kebutuhan itu," katanya.

Sianne menjelaskan, masuknya Pazia ke pasar tradisional menjadi kelengkapan perusahaan tersebut membidik berbagai kalangan konsumen. Pasalnya, Pazia sudah hadir di mal maupun pusat perbelanjaan kelas A dan pusat grosir. "Kami juga ada di online," kata Sianne lagi.

Pada tahap awal aku Sianne, sesuai dengan pembicaraan dengan PD Pasar Jaya, pihaknya akan menyasar pasar-pasar tradisional seperti Pasar Mede, Pasar Radio Dalam, Pasar Santa, Pasar Cipete, Pasar Pesanggrahan, Pasar Cidodol, dan Pasar Pondok Indah.  

Sejak 2010, Pazia telah mengembangkan unit usahanya ke bidang ritel. Tercatat, Pazia telah memiliki 60 cabang unit ritel di berbagai mal berkelas di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

Whats New
Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Rilis
Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Work Smart
BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

Whats New
PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

Rilis
IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

Whats New
Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Whats New
Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Whats New
Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Whats New
Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Whats New
Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Whats New
Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Whats New
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Whats New
Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Whats New
Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan 'Reshuffle'

Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan "Reshuffle"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+