RJ Lino Tolak Menteri Jonan Kendalikan Otoritas Pelabuhan

Kompas.com - 03/08/2015, 17:19 WIB
Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino KOMPAS.com/Sabrina AsrilDirektur Utama PT Pelindo II RJ Lino
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Pelindo II R.J Lino menegaskan tak ingin Menteri Perhubungan Ignasius Jonan membuat otoritas pelabuhan.

Menurut Lino, Kementerian Perhubungan tak mempunyai kemampuan mengelola pelabuhan terutama untuk bongkar muat barang.

"Saya enggak setuju. Karena Kementerian Perhubungan enggak punya orang," ujar Lino di kantor Kementerian Perhubungan, Senin (3/8/2015).

Menurut Lino, bongkar muat dan penyelesaian dokumen tidak bisa diselesaikan hanya melalui Otoritas Pelabuhan melalui Kementerian Perhubungan saja.

Lino menilai masalah surat izin dokumen bongkar muat barang ada di kewenangan Kementerian Perdagangan.

"Penyelesaian dokumen itu namanya trade bagian dari perdagangan," kata Lino.

Lino berharap Menteri Jonan bisa membedakan mana yang harus diurus antara bongkar muat dengan mempercepat perizinan dokumen barang yang datang di pelabuhan. Karena dua hal tersebut tidak bisa disatukan dan diurus secara bersama oleh Otoritas Pelabuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini harus dibedain atara bongkar muat barang sama penyelesaian dokumen," kata Lino. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.