Rizal Ramli Kembali Berkomentar soal Rencana Bisnis BUMN

Kompas.com - 31/08/2015, 13:32 WIB
Menko Kemaritiman Rizal Ramli KOMPAS.com/Abba GabrillinMenko Kemaritiman Rizal Ramli
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli kembali "menyentil" mengenai BUMN. Kali ini rencana sejumlah bank pelat merah yang ingin masuk ke Malaysia dan Singapura yang dia komentari.

Menurut Rizal Ramli, yang seharusnya disasar bukanlah Malaysia dan Singapura, melainkan negara lain di kawasan Asean yang kuat sektor perdesaannya seperti Laos, Kamboja, dan sebagainya. Untuk itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) yang seharusnya didorong untuk lebih ekspansif ke negara-negara itu.

"Pakai strategi desa mengelilingi kota dulu, negara-negara kecil dulu. Sepuluh tahun lagi setelah hebat baru kita kuasai masuk ke Singapura. Jadi jangan hanya gagah-gagahan," kata dia saat memberikan kuliah umum di Universitas Mercu Buana, Jakarta Barat, Senin (31/8/2015).

Menurut Rizal Ramli, untuk ekspansi bisnis ke negara-negara ASEAN, pengambil kebijakan harus lihai melihat sektor yang unggul.

Dia menduga ada pihak-pihak yang terus mendorong sejumlah bank BUMN untuk melebarkan sayap bisnisnya ke Singapura dan Malaysia. Padahal jika dipaksakan masuk ke negeri jiran tersebut, tak akan mampu berkompetisi.

"Pasti kalah karena margin (suku bunga) bank di Indonesia itu 7 persen menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.  Sementara Singapura itu hanya 1,5 persen," ujar Rizal Ramli.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.