Ekonom: Masih Ada Kemungkinan China Kembali Mendevaluasi Yuan

Kompas.com - 07/09/2015, 21:19 WIB
Kepala Mandiri Institute Destry Damayanti KOMPAS.com/Sabrina AsrilKepala Mandiri Institute Destry Damayanti
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom Kepala yang juga menjabat Direktur Eksekutif Mandiri Institut Destry Damayanti menilai masih ada kemungkinan China kembali mendevaluasi mata uangnya, yuan.

Apabila itu terjadi, dipastikan sejumlah negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia akan kembali terkena dampaknya.

"Kalau ada pergerakan di sana (China), mau enggak mau kita kena. Kalau Tiongkok devaluasi terus, competitiveness Malaysia, Thailand, dan Vietnam akan berkurang. Mau enggak mau mereka ikut mendevaluasi. Saya melihat masih ada peluang devaluasi (yuan) lanjutan," ujar Destry Senin (7/9/2015).

Dia menjelaskan, pengaruh ekonomi China di kawasan Asia sangatlah besar. Bahkan, Destry menyebut China sudah menanamkan jangkar ekonominya di Asia. Dengan begitu, jika ada sedikit perubahan pada ekonomi negara tersebut, hal itu akan dirasakan oleh negara-negara Asia termasuk Indonesia.

"Trend ekonomi di Tiongkok kan masih terus memburuk, dia sudah beberapa kali menurunkan suku bunga dan ternyata enggak bisa mendorong ekonomi mereka. Mau enggak mau mereka mendorong lagi ekspornya dia dengan cara mendevaluasi yuan lagi," kata dia.

Sebelumnya, ekonomi Tiongkok tumbuh pesat. Pada 2012, pertumbuhan ekonomi negeri tirai bambu itu mulai melambat. Akhirnya, untuk menggenjot ekspor, Tiongkok memutuskan mendevaluasi mata uangnya. Akibat keputusan itu, sejumlah mata uang negara di Asia terguncang. Index saham gabungan dibeberapa negara juga tertekan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.