Rizal Ramli: Tanpa Kemampuan Mengontrol Laut Akan Sulit untuk Mengelola Negara

Kompas.com - 16/09/2015, 12:37 WIB
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia menjadi tuan rumah International Maritime Security Symposium (IMSS) 2015. Ini merupakan agenda IMSS kedua, yang mengambil tema 'Membangun Kepercayaan dan Kerjasama di Bidang Maritim guna Mencapai Perdamaian dan Kemakmuran Bersama'.

IMSS 2015 dibuka langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, dengan keynote speakers Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut B Pandjaitan.

Dalam pidatonya, Rizal menyampaikan simposium ini penting karena beberapa alasan. Pertama, keamanan maritim merupakan elemen penting dalam menciptakan kedaulatan bangsa dan mengembangkan ekonomi.

"Tanpa kemampuan mengontrol perairan laut kita, akan sangat sulit untuk mengelola negara, mengeksplorasi dan mengeksploitasi sumber daya secara berkelanjutan," kata Rizal, di Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Alasan kedua, kata dia, ketahanan sebuah negara membutuhkan dukungan ketahanan regional, yang berarti wilayah perairan Indonesia yang demikian luas perlu dikelola dengan baik.

Alasan ketiga, kawasan Asia Pasifik mempunyai tantangan sekaligus kesempatan untuk meningkatkan kerjasama yang saling menguntungkan dan menghormati antar negara.

Lebih dari itu, simposium ini juga digelar dalam menciptakan perdamaian di perairan laut sesuai dengan UNCLOS 1982.

Rizal juga menyampaikan, semua negara harus menaruh perhatian pada tantangan di kemaritiman, termasuk bila terjadi sengketa perairan dan penangkapan ikan ilegal.

"Jika wilayah laut tidak dikelola dengan baik, maka akan terjadi ironi di kawasan Asia Pacifik, dimana pertumbuhan ekonomi diikuti dengan ketidakpercayaan dan konflik," kata dia.

Sementara itu, dalam konferensi pers, Luhut mengatakan, pemerintah sudah mengambil sikap tegas soal konflik Laut China Selatan. Menurut Luhut, TNI AL tidak akan ikut campur apabila konflik tersebut sudah menyangkut urusan politis.

"Saya kira TNI AL tidak akan bicara soal politik. Biarkan itu diselesaikan pemerintah. Sikap pemerintah sudah clear, kita ingin menyelesaikan masalah itu lewat jalur diplomatik," kata Luhut.

IMSS 2015 diikuti oleh delegasi yang dipimpin langsung oleh Perwira Tinggi Angkatan Laut 42 Negara di dunia, tujuh diantaranya dipimpin langsung oleh Kasalnya. Peserta yang hadir lebih kurang ada 350 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anjlok, Harga Minyak Mentah Jauhi Level 100 Dollar AS

Anjlok, Harga Minyak Mentah Jauhi Level 100 Dollar AS

Whats New
Sampaikan Nota Keuangan Hari Ini, Jokowi Bakal Sampaikan Skenario Subsidi BBM 2023

Sampaikan Nota Keuangan Hari Ini, Jokowi Bakal Sampaikan Skenario Subsidi BBM 2023

Whats New
Mampukan IHSG Hari Ini Bangkit?

Mampukan IHSG Hari Ini Bangkit?

Whats New
Wall Street Kompak Menguat

Wall Street Kompak Menguat

Whats New
Kementan: Indonesia Sudah Tidak Lagi Impor Beras untuk Pasar Konsumsi

Kementan: Indonesia Sudah Tidak Lagi Impor Beras untuk Pasar Konsumsi

Whats New
[POPULER MONEY] Sederet Dampak Kenaikan Tarif Ojol | Respons Alfamart soal Pegawainya yang Dipaksa Minta Maaf

[POPULER MONEY] Sederet Dampak Kenaikan Tarif Ojol | Respons Alfamart soal Pegawainya yang Dipaksa Minta Maaf

Whats New
Setelah Rights Issue, BTN Perkirakan Mampu Salurkan Pembiayaan Rumah Lebih Banyak

Setelah Rights Issue, BTN Perkirakan Mampu Salurkan Pembiayaan Rumah Lebih Banyak

Whats New
20 BUMN Masuk Fortune Indonesia 100, Erick Thohir: Kami Tidak Berpuas Diri dan Tetap Waspada

20 BUMN Masuk Fortune Indonesia 100, Erick Thohir: Kami Tidak Berpuas Diri dan Tetap Waspada

Whats New
Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart

Whats New
Syarat dan Cara Transfer Uang lewat Alfamart dengan Mudah

Syarat dan Cara Transfer Uang lewat Alfamart dengan Mudah

Spend Smart
BTN Incar KPR Senilai Rp 2,5 Triliun Selama Pameran Perumahan IPEX 2022

BTN Incar KPR Senilai Rp 2,5 Triliun Selama Pameran Perumahan IPEX 2022

Rilis
Literasi Keuangan Masih Rendah, OneAset Tawarkan Edukasi Investasi Lewat Aplikasinya

Literasi Keuangan Masih Rendah, OneAset Tawarkan Edukasi Investasi Lewat Aplikasinya

Rilis
Apa Itu Devisa: Definisi, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Sumbernya

Apa Itu Devisa: Definisi, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Sumbernya

Earn Smart
Sambut HUT Ke-77 RI, TikTok Gelar TikTok Shop For Your Fashion Khusus untuk Brand Fesyen Lokal

Sambut HUT Ke-77 RI, TikTok Gelar TikTok Shop For Your Fashion Khusus untuk Brand Fesyen Lokal

BrandzView
Simak Cara Transfer DANA ke Bank BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

Simak Cara Transfer DANA ke Bank BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.