Rini Soemarno: Kami Tengah Kaji BUMN yang Kuat Ambil Divestasi Freeport

Kompas.com - 22/09/2015, 21:08 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno mengatakan saat ini pihaknya tengah mengkaji perusahaan pelat merah mana yang cukup kuat dari segi finansial untuk mengambil divestasi PT Freeport Indonesia.

Rini mengatakan, saat ini pemerintah Indonesia memiliki saham di Freeport sebesar 9,36 persen. Dia bilang, pemerintah berharap bisa meningkatkan kepemilikan saham di Freeport jika memungkinkan.

"Tapi memang kami sedang menganalisa BUMN mana yang secara balance sheets yang kuat untuk mengambil itu," kata Rini ditemui usai membuka CFO BUMN Forum di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Sebelumnya diberitakan, Tim Khusus Sumber Daya Alam Papua berencana menyerahkan rekomendasi ke Presiden Joko Widodo terkait kewajiban divestasi saham PT Freeport Indonesia lewat penawaran saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Rencananya, Freeport mulai wajib menawarkan 10,64 persen sahamnya kepada peserta nasional pada Oktober 2015.

Saat ini, 90,64 persen saham PT Freeport Indonesia milik Freeport McMoran. Sisanya milik pemerintah Indonesia. Sesuai amanat PP Nomor 77/2014, Freeport wajib melepas 10,64 persen saham lagi sehingga totalnya menjadi minimal 20 persen saham ke peserta nasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.