Soal Penerbitan Izin ke BKPM Hanya 3 Jam, Jokowi Instruksikan Dimulai 26 Oktober

Kompas.com - 05/10/2015, 15:44 WIB
|
EditorSandro Gatra

TANGERANG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para pejabat di bawahnya untuk segera merampungkan regulasi terkait proses penerbitan izin hanya 3 jam. Jokowi memberikan tenggat waktu bahwa regulasi itu sudah harus diterapkan pada 26 Oktober 2015.

"Minggu lalu sudah disampaikan, sekarang izin ke BKPM hanya 3 jam, untuk izin prinsip, PT, dan izin NPWP. Tapi tunggu 3 minggu lagi sedang disiapkan perangkatnya. Target tanggal 26 (Oktober), nggak boleh mundur," ujar Jokowi saat melakukan peluncuran proyek investasi padat karya di PT Adis Dimension Footwear di Tangerang, Senin (5/10/2015).

Dengan adanya regulasi baru itu, Jokowi memastikan bahwa proses penerbitan izin prinsip bisa lebih cepat dilakukan. (baca: Jokowi Jengkel Menteri Gerak Lambat Pangkas Birokrasi Izin Usaha)

Sebelumnya, izin prinsip dikeluarkan paling cepat 8 hari. Namun, Jokowi melihat hal tersebut tidak membuat lebih "ramah" bagi investor. Jokowi mengaku sempat memberi target agar izin bisa diterbitkan dalam waktu 1 jam, seperti yang diterapkan di Dubai, Uni Emirat Arab.

Namun, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) rupanya belum bisa menyanggupi dan hanya bisa 3 jam. (baca: Chatib Basri: Penyakit Kronis Birokrasi adalah Kurang Responsifnya Pegawai)

"Nanti, kalau ada yang lebih dari 3 jam, sampaikan ke saya," kata dia.

Dengan penerbitan izin prinsip, izin perseroan terbatas, dan NPWP itu, Jokowi menyatakan investor bisa langsung melakukan konstruksi di kawasan industri.

"Kalau nggak berani buat terobosan, ditinggal kita. Karena kompetisi antara negara, kalau pola lama kita pakai terus, nggak akan ada yang datang investasi di daerah kita, negara kita," ucap Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.