Izin Kilat Investasi, BKPM Beri Berbagai Syarat

Kompas.com - 12/10/2015, 13:56 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan memberlakukan proses perizinan investasi tiga jam saja pada 26 Oktober 2015 nanti. Namun, perizinan kilat itu tak berlaku bagi semua investor.

Kepada BKPM Franky Sibarani mengatakan, beberapa syarat harus dipenuhi oleh para investor bila ingin mendapatkan pelayanan kilat BKPM tersebut. "Salah satunya mengharuskan investor langsung yang datang ke BKPM. Jadi pemegang saham dan investor harus hadir sendiri. Kalau lebih dari satu orang, dapat menyertakan surat kuasanya," ujar Franky di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Selain itu, BKPM juga akan memberikan pelayanan kilat izin investasi bila investor memiliki nilai investasi minimal Rp 100 miliar. Sementara syarat selanjutnya adalah investasi harus mampu menyerap tenaga kerja yang besar atau padat karya. "ini untuk mendorong pertumbuhan industri. Makanya, hanya untuk industri. Tentu dengan batasan 1000 orang rata-rata penyerapan tenaga kerjanya," kata Franky.

Sebelumnya, pemerintah melalui paket ekonomi tahap kedua, mempercepat proses investasi dan pemberian fasilitas perpajakan. Menko Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, investor yang akan membangun pabrik di kawasan industri cukup mengurus sejumlah izin yang memakan waktu sekitar tiga jam. "Izin lingkungan di kawasan industri sudah diberikan kepada kawasannya sehingga untuk investasi di dalamnya tidak perlu izin lagi. Dengan demikian, waktu untuk mengurus izin investasi di kawasan industri menjadi jauh lebih cepat, atau sekitar tiga jam saja selesai. Investor bisa langsung membangun pabrik setelah tiga jam,"ujarnya Selasa (29/9/2015).

Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyebutkan, izin investasi yang bisa diselesaikan selama tiga jam mencakup izin prinsip, akta perusahaan, dan NPWP. Untuk keperluan ini, BKPM akan menyiapkan in-house notaris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.