Kompas.com - 22/10/2015, 09:09 WIB
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com -  Anggota Komisi VII DPR Kurtubi meminta agar proses penawaran saham PT Freeport Indonesia tidak menggunakan Initial Public Offering (IPO).

Hal itu bertentangan dengan keinginan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said.

Kurtubi mengatakan, jika divestasi saham Freeport melalui IPO, negara tidak akan mendapatkan keuntungan sama sekali.

Pasalnya dengan IPO, Freeport bisa mengambil kembali sahamnya melalui lembaga penjamin asing.

"Kalau pakai IPO terjadi, maksud divestasi itu gagal," ungkap Kurtubi.

Kurtubi menegaskan, sudah berbeda pendapat dengan Sudirman dalam divestasi saham. Hal yang diinginkan Kurtubi melalui perusahaan BUMN yang senada dengan Menteri Rini Soemarno.

"Saya berpendapat kewajiban divestasi itu dibeli negara. Negara diwakili Badan Usaha Milik Negara," kata Kurtubi.

Sebelumnya diberitakan, Freeport harus melakukan divestasi saham 10,64 persen.

Dengan begitu negara akan mempunyai saham sebesar 20 persen milik Freeport, mengingat saat ini saham perusahaan asal Amerika di Indonesia baru 9,46 persen.

Sedangkan pada 2019 saham Freeport untuk negara harus sampai 30 persen.

Rencananya, Menteri BUMN Rini Soemarno meminta PT Aneka Tambang (Antam/persero) Tbk dan PT Inalum yang akan mengambil divestasi saham Freeport Indonesia.

Hal ini sejalan dengan bisnis yang dijalankan Antam dan Inalum sejalan dengan PT Freeport Indonesia dalam pengembangan wilayah tambang. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.