Kompas.com - 25/10/2015, 10:10 WIB
EditorErlangga Djumena
KOMPAS.com - Budi Herawan sudah lama malang melintang di dunia asuransi, tepatnya sejak tahun 1986.

Dalam berinvestasi, pria yang kini menjabat sebagai Direktur Teknik Asuransi Purna Artanugraha (Aspan) ini, jeli dalam melihat peluang menggaet fulus.

Lihat saja, Budi menjadikan hobinya mengoleksi mobil klasik untuk membiakkan modal.

Merek mobil yang dipilih adalah Mercedes-Benz dan Volvo keluaran tahun 1970 hingga 1990-an. Jenisnya beragam, dari sedan hingga Jeep SUV.

"Gain lumayan,  karena barang antik atau klasik ada nilainya," ucap Budi.

Cuan mobil klasik menggiurkan. Budi bisa membeli mobil seharga Rp 60 juta.

Lalu ia memperbaiki dengan merogoh kocek sekitar Rp 100 juta.

Mobil tua  disulap menjadi kinclong dan laku dijual lagi dengan harga Rp 300 juta.

Menurut Budi,  Mercy dan Volvo adalah mobil berkelas pada zamannya hingga saat ini.

Malah ada beberapa jenis yang merupakan mobil andalan eksekutif.

Wajar, jika peminat mobil ini cukup banyak. Tapi butuh usaha ekstra untuk mendapatkan mobil klasik.

Tak cuma mobil, sepeda motor klasik juga menguntungkan. Merek pilihannya Vespa dan Honda.

Budi mengaku bisa membeli sepeda motor seharga Rp 500.000 dan menjual lagi seharga Rp 10 juta.

Meski sebelumnya ia harus merogoh kocek untuk biaya perbaikan.

Ia juga rela mencari onderdil original hingga ke pasar loak.

Saat ini, pria yang pernah menjadi Staf Ahli Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini sedang membangun dua motor Honda tahun 1970-an.

Ia membeli seharga Rp 800.000 per unit.

Estimasinya, jika sudah diperbaiki, harga jual mencapai Rp 10 juta hingga Rp 12 juta.

Halaman:
Sumber


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rupiah Kembali Menguat, Dollar AS Kini Setara Rp 15.193 per Dollar AS

Rupiah Kembali Menguat, Dollar AS Kini Setara Rp 15.193 per Dollar AS

Whats New
Harga Komoditas Berpotensi Turun di 2023, DJP Otimistis Capai Target Penerimaan Pajak Rp 1.718 Triliun

Harga Komoditas Berpotensi Turun di 2023, DJP Otimistis Capai Target Penerimaan Pajak Rp 1.718 Triliun

Whats New
BKN: Instansi Wajib Validasi Pendataan Tenaga Non-ASN Hasil Tahap Prafinalisasi

BKN: Instansi Wajib Validasi Pendataan Tenaga Non-ASN Hasil Tahap Prafinalisasi

Whats New
Bank Raksasa Credit Suisse Dikabarkan Akan Bangkrut, Nasibnya Bakal Seperti Lehman Brothers?

Bank Raksasa Credit Suisse Dikabarkan Akan Bangkrut, Nasibnya Bakal Seperti Lehman Brothers?

Whats New
Pertamax Turun, Simak Harga BBM Pertamina Terbaru di Semua Provinsi

Pertamax Turun, Simak Harga BBM Pertamina Terbaru di Semua Provinsi

Whats New
Penguatan Tergerus, IHSG Ditutup Naik Tipis Hari Ini

Penguatan Tergerus, IHSG Ditutup Naik Tipis Hari Ini

Whats New
Belum Genap 2 Tahun Menjabat, Direktur Unilever Mengundurkan Diri

Belum Genap 2 Tahun Menjabat, Direktur Unilever Mengundurkan Diri

Whats New
Program Digital Talent BUMN Targetkan Cetak 200.000 Talenta Digital pada 2024

Program Digital Talent BUMN Targetkan Cetak 200.000 Talenta Digital pada 2024

Whats New
Menperin Optimistis Target 2 Juta Motor Listrik pada 2025 Bisa Tercapai

Menperin Optimistis Target 2 Juta Motor Listrik pada 2025 Bisa Tercapai

Whats New
Setiap Tanggal Berapa KJP Cair?

Setiap Tanggal Berapa KJP Cair?

Spend Smart
Temuan BPK: Biaya Transfer BI Fast Tidak Transparan dan Akuntabel

Temuan BPK: Biaya Transfer BI Fast Tidak Transparan dan Akuntabel

Whats New
Presiden Jokowi Resmikan Terminal VVIP Bandara Halim Perdanakusuma

Presiden Jokowi Resmikan Terminal VVIP Bandara Halim Perdanakusuma

Whats New
Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 46 dan Syaratnya

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 46 dan Syaratnya

Whats New
Jelang Rights Issue, BTN Genjot Dana Murah

Jelang Rights Issue, BTN Genjot Dana Murah

Whats New
Ketergantungan Bahan Baku dan Komponen Impor Jadi Tantangan Utama Industri Perkapalan Tanah Air

Ketergantungan Bahan Baku dan Komponen Impor Jadi Tantangan Utama Industri Perkapalan Tanah Air

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.