Menteri Susi Ajukan Peningkatan Kuota Tangkap Tuna 500.000 Ton

Kompas.com - 27/10/2015, 17:14 WIB
Ikan tuna KOMPAS.com/SRI LESTARIIkan tuna
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti akan mengajukan permohonan tambahan kuota tangkap tuna sebesar 500.000 ton kepada Regional fisheries management organizations (RFMOs) dan pihak terkait yang mengatur kuota tangkap tuna. “Kita akan memohon kuota tangkap tuna naik 500.000 ton. Supaya melimpahnya ikan yang dilaporkan ATLI itu, jangan sampai kita melewati kuota tangkap kita,” kata Susi dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Kuota tangkap nasional tuna sejak 2014 yang diberikan kepada Indonesia sebesar 750.000 ton. Kuota tangkap tuna ini berlaku tiga tahun, 2014, 2015, dan 2016.

Susi berharap, permohonannya itu bisa disetujui akhir tahun ini. Dengan demikian, kuota tangkap tuna akan menjadi 1.250 ton.

Seiring dengan permohonan tambahan kuota tangkap tuna, Susi mengimbau pengusaha perikanan tangkap untuk mulai tertib pelaporan. “Ya memang betul ikan kita, wilayah kita, tapi ikan ini sekarang banyak sekali tangkapannya, melebihi kuota,” kata Susi.

Penambahan kuota tangkap tuna dimaksudkan untuk memanfaatkan potensi melimpahnya tuna, sekaligus menghindari sanksi dari negara-negara konsumen. “Saya takut impor tarif yang dibebaskan AS, yang nilainya begitu besar, takutnya nanti dicabut kalau kita tidak comply dengan traceability,” pungkas Susi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.