Susi Dipuji, KKP Kementerian Pertama yang Peduli Soal HAM

Kompas.com - 30/11/2015, 13:42 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Indra AkuntonoMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti mendapat apresiasi penuh dari Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST).

Ketua FIHRRST Marzuki Darusman menyampaikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah kementerian pertama kali yang menerapkan norma hak azasi manusia (HAM) dalam kebijakan pemerintah.

“Ini adalah terobosan,” kata Marzuki dalam Lokakarya Internasional dalam Rangka Perlindungan HAM pada Usaha Perikanan Tangkap, Jakarta, Senin (30/11/2015).

Dia menjelaskan, Susi telah berhasil menuangkan norma perlindungan HAM dalam kebijakan KKP, sebagai pedoman dalam kegiatan bisnis di sektor perikanan.

Selain itu, yang menarik lagi, pedoman pelaksanaan HAM dalam kebijakan yang dikeluarkan KKP juga didasarkan pada petunjuk yang dikeluarkan PBB.

“Ini (KKP) adalah kementerian yang pertama kali di pemerintah RI, yang menerapkan prinsip bisnis dan HAM,” ucap dia.

Susi mengatakan, bisnis di sektor perikanan sangat berkaitan erat dengan perlindungan HAM. Bagi Susi, para pelaku illegal, unregulated, and reported (IUU) fishing sama sekali tidak menerapkan dan menjunjung tinggi norma HAM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KKP sebagai regulator harus memastikan hak-hak azasi tenaga kerja di sektor ini dihargai. “Di Indonesia, ABK harus punya BPJS. Kami ingin membuat sejarah baru, kepatuhan HAM di bisnis perikanan harus terus didorong,” kata Susi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.