OJK Dorong Pembentukan Komite Nasional Keuangan Syariah

Kompas.com - 18/12/2015, 13:46 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
BANDUNG, KOMPAS.com – Meski potensinya besar, market share perbankan syariah di Indonesia masih di bawah 5 persen.

Untuk menggenjot pangsa pasar tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan beberapa langkah, di antaranya mendorong pembentukan Komite Nasional Keuangan Syariah.

“Pembentukan Komite Nasional Keuangan Syariah ini urgent,” ujar Kepala Departemen Perbankan Syariah Ahmad Buchori di Bandung, Jumat (18/12/2015).

Namun secara umum, sambung Buchori, kinerja perbankan syariah di 2015 relatif positif. Total aset perbankan syariah tumbuh Rp 282,16 triliun, naik 9,56 persen.

Adapun perolehan dana pihak ketiga mencapai Rp 219,31 triliun dan pembiayaan, hingga September 2015 mencapai Rp 208,14 triliun dengan kenaikan masing-masing 11,24 persen dan 5,89 persen.

Untuk pengembangan lembaga syariah di Indonesia, OJK pun mengeluakan buku Kodifikasi Produk Perbankan Syariah.

Kodifikasi ini membantu perbankan syariah untuk membuat produk dan jasa layanan syariah tanpa perlu lagi melapor untuk persetujuan OJK.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.