Kompas.com - 23/12/2015, 18:18 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengumumkan penurunan harga BBM mulai 5 Januari 2016.

Ia beralasan penurunan baru dilakukan bulan depan dengan sejumlah pertimbangan.

"Harga ini berlaku mulai tanggal 5 Januari 2016, karena revenue harus 1 Januari 2016. Lalu, karena harga turun kita beri kesempatan ke distributor untuk habiskan stok sekaligus Pertamina siapkan penataan sistem dan seterusnya," kata Sudirman di Kantor Presiden, Rabu (23/12/2015).

Harga BBM bersubsidi yang diturunkan yakni jenis premium dari sebelumnya Rp 7.400 per liter menjadi Rp 7.150. Lalu solar dari Rp 6.700 menjadi Rp 5.950. (Baca: Harga Premium Turun Jadi Rp 7.150, Solar Jadi Rp 5.950)

Sudirman menyebut, solar mengalami penurunan paling banyak lantaran banyak digunakan untuk angkutan umum dan nelayan.

Tak hanya itu, Sudirman juga menilai dengan adanya penurunan harga BBM jenis premium dan solar, maka akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

"Mudah-mudahan ini jadi stimulus di awal tahun," ucap Sudirman. (Baca: Jonan: Kalau Harga BBM Turun Signifikan, Tarif Angkutan Akan Disesuaikan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.