Selain Tenggelamkan 107 Kapal, KKP Juga Bagikan 155 Kapal Sepanjang 2015

Kompas.com - 30/12/2015, 01:46 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menangkap 157 kapal pelaku illegal fishing sepanjang Januari-Desember 2015.

Dari jumlah itu, 107 kapal sudah ditenggelamkan. "Kami laporkan juga penggelaman kapal ada 107 yang kita tenggelamkan," ujar Sekretaris Jenderal KKP Sjarif Widjaja di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (29/12/2015).

Kapal-kapal yang ditenggelamkan itu terdiri dari 39 kapal Vietnam, 34 kapal Philipina, 21 kapal Thailand, 6 kapal Malaysia, 4 kapal Indonesia, 2 kapal Papua Nugini, dan 1 kapal China.

Selain menenggelamkan kapal, sepanjang 2015 ini KKP juga memberikan bantuan kepada para nelayan.

Hingga Desember 2015, ada 155 kapal yang diberikan kepada nelayan. Tahun depan, KKP akan memprioritaskan pemberian kapal kapada para nelayan. Bahkan, jumlah kapal yang akan dibagikan akan meningkat dibandingkan 2015.

"Prioritas di 2016 nanti, akan ada 3.325 kapal," kata Sjarif.

Rinciannya, 1020 kapal ukuran di bawah 5 GT, 1020 kapal ukuran 5 GT, 1.000 kapal ukuran 10 GT, 250 kapal ukuran 20 GT, 30 kapal ukuran 30 GT, dan 5 kapal angkut ukuran 30 GT.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.