Kompas.com - 05/01/2016, 14:15 WIB
Kuasa hukum PT IGN Banohara. Kompas.Com /slamet priyatin Kuasa hukum PT IGN Banohara.
|
EditorErlangga Djumena
KENDAL, KOMPAS.com - PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring Kabupaten Kendal, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) semua karyawan. Pasalnya, sudah dua tahun ini, perusahaan mengalami kerugian.

Kuasa hukum PT IGN  Banohara menjelaskan, pihaknya sudah bertemu dengan perwakilan karyawan dan Pjs. Bupati Kendal, Kunto Nugroho.

“Surat PHK, sudah kami layangkan. PHK Kami lakukan sejak tanggal 31 Desember 2015,” kata Banohara Selasa (5/01/2015). 

Banohara menambahkan, jumlah karyawan PT IGN, sekitar 360 orang. Dengan adanya keputusan PHK tersebut, ia meminta supaya semua karyawan tidak masuk kerja lagi.

“Gaji 4 bulan karyawan yang belum terbayar, sudah kami bayar yang bulan Desember. Sementara untuk bulan September, Oktober, dan November, paling lama akan ditransfer ke rekening karyawan tanggal 8 Januari ini,” ujarnya.

Adapun, perwakilan karyawan PT IGN Cepiring, Sugeng menyatakan, karyawan menolak PHK yang dilakukan oleh perusahaan. Pasalnya, PHK hanya dilakukan sepihak. Menurut undang-undang, sebut dia, PHK harus melibatkan dua belah pihak.

“Kami tetap masuk kerja. Sebab PHK yang dilakukan oleh perusahaan tidak sesuai prosedur,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sugeng berharap, masih ada komunikasi yang baik antara karyawan dan management PT. IGN, sesuai yang diharapkan oleh bupati.

Terkait dengan hal itu, Pejabat sementara bupati Kendal, Kunto Nugroho, mengatakan pihaknya tidak ikut campur terkait dengan PHK karyawan yang dilakukan oleh managemen PT. KGN.

Namun ia meminta kepada kedua belah pihak, supaya melakukan komunikasi.

“Persoalan antara karyawan dengan manajemen hanya karena kurang komunikasi. Sehingga banyak informasi tidak jelas yang masuk,” ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Bisnis Franchise Mulai Merasakan 'Angin Segar'

Pelaku Bisnis Franchise Mulai Merasakan "Angin Segar"

Whats New
Ini Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru

Ini Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru

Whats New
Masuk Daftar Obligor dan Debitor, Grup Texmaco: Kami Tidak Pernah Dapat BLBI

Masuk Daftar Obligor dan Debitor, Grup Texmaco: Kami Tidak Pernah Dapat BLBI

Rilis
'Tax Amnesty Jilid II' Dimulai 1 Januari 2022, Bagaimana Kesiapan Sistem IT-nya?

"Tax Amnesty Jilid II" Dimulai 1 Januari 2022, Bagaimana Kesiapan Sistem IT-nya?

Whats New
Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BBNI

Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BBNI

Whats New
Setelah Angkat Dirut Baru, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN

Setelah Angkat Dirut Baru, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN

Whats New
Menko Airlangga: Kemunculan Varian Omicron Bukti Akses Vaksin di Dunia Tak Merata

Menko Airlangga: Kemunculan Varian Omicron Bukti Akses Vaksin di Dunia Tak Merata

Whats New
Sempat Turun, Cadangan Devisa RI Kembali Meningkat Jadi 145,9 Miliar Dollar AS

Sempat Turun, Cadangan Devisa RI Kembali Meningkat Jadi 145,9 Miliar Dollar AS

Rilis
Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Whats New
Gandeng Standard Chartered, Prudential Indonesia Luncurkan 2 Dana Investasi Baru

Gandeng Standard Chartered, Prudential Indonesia Luncurkan 2 Dana Investasi Baru

Whats New
Rangkaian KTT G20 Dimulai Hari Ini, Indonesia Bahas 3 Isu Utama

Rangkaian KTT G20 Dimulai Hari Ini, Indonesia Bahas 3 Isu Utama

Whats New
Soal Pajak Karbon, Anak Buah Sri Mulyani Sebut AS Malu dengan Indonesia...

Soal Pajak Karbon, Anak Buah Sri Mulyani Sebut AS Malu dengan Indonesia...

Whats New
Ini Alasan BEI Tak Suspensi Saham BUKA meski Harga Saham Terus Turun

Ini Alasan BEI Tak Suspensi Saham BUKA meski Harga Saham Terus Turun

Whats New
PPKM Level 3 Serentak Batal, Bagaimana Nasib Ganjil-Genap di Tol 20 Desember-2 Januari di Tol?

PPKM Level 3 Serentak Batal, Bagaimana Nasib Ganjil-Genap di Tol 20 Desember-2 Januari di Tol?

Whats New
Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.