12 Negara Pamer Teknologi Maritim di Kantor Susi

Kompas.com - 11/01/2016, 11:21 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat membuka Marine & Fisheries Business Forum, Senin (11/1/2016) KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah SetiawanMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat membuka Marine & Fisheries Business Forum, Senin (11/1/2016)
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan, pemerintah menargetkan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya melalui sektor kelautan dan perikanan.

Oleh sebab itu, perlu kerjasama dengan negara lain guna menjaring investasi di sektor kelautan dan perikanan.

"Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, KKP membutuhkan keselarasan dan kerjasama dengan negara lain," kata Susi dalam pembukaan Marine & Fisheries Forum and Exhibition 2016, Senin (11/1/2016).

Dalam acara tersebut, 12 negara berbagi informasi teknologi terkini di bidang kelautan dan perikanan.

Selain itu, akan dilakukan pula penjajakan kerjasama investasi antara Indonesia dan negara-negara peserta. Hadir duta besar dan perwakilan industri dari Denmark, Norwegia, Inggris, Rusia, Australia, Ceko, Prancis, Jerman, Jepang, Swiss, Swedia, dan Amerika Serikat.

Perwakilan industri tersebut bergerak di bidang pembuatan pesawatl kapal, mesin kapal, ice flake machine atau mesin pembuat es, dan peralatan mesin industri perikanan.

"Kami membuka kesempatan bisnis untuk semua negara dan stakeholder yang ingin kerjasama. Apalagi kita akan masuk ke Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Kami mengajak semua partisipan global di bisnis," jelas Susi.

Di samping itu, kata dia, pihaknya pun melakukan serangkaian deregulasi aturan agar Indonesia lebih menarik dan ramah untuk bisnis. "Kami memberi win-win solution untuk semua bisnis dan agar bisa melakukan bisnis," imbuh dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Warga Serbu Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter, Indomaret dan Alfamart Batasi Pembelian

Whats New
Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Fasilitas Kantor atau Penghasilan Natura Bakal Kena Pajak, Aturan Turunan Keluar Februari-Maret

Whats New
Percepat Transformasi Digital Indonesia, Telkom Hadirkan 'Leap'

Percepat Transformasi Digital Indonesia, Telkom Hadirkan "Leap"

Whats New
Bakal Ada Perubahan Organisasi di PLN, Erick Thohir Pastikan Tak Ada Pengurangan Pegawai

Bakal Ada Perubahan Organisasi di PLN, Erick Thohir Pastikan Tak Ada Pengurangan Pegawai

Whats New
Sequoia Capital hingga Alphabet Suntik Startup Lummo Rp 1,14 Triliun

Sequoia Capital hingga Alphabet Suntik Startup Lummo Rp 1,14 Triliun

Smartpreneur
Luhut Cerita Yayasan Bill Gates dan Rockefeller Surati Jokowi, Ada Apa?

Luhut Cerita Yayasan Bill Gates dan Rockefeller Surati Jokowi, Ada Apa?

Whats New
Asosiasi Buka Suara soal Harga Minyak Goreng Rp 14.000: Tidak Untung, Selisih Rugi Dibayar BPDP KS

Asosiasi Buka Suara soal Harga Minyak Goreng Rp 14.000: Tidak Untung, Selisih Rugi Dibayar BPDP KS

Whats New
Penghapusan Premium, Pemerintah Beri Kompensasi ke Pertamina

Penghapusan Premium, Pemerintah Beri Kompensasi ke Pertamina

Whats New
Alfamart Imbau Konsumen Beli Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter Sesuai Keperluan

Alfamart Imbau Konsumen Beli Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter Sesuai Keperluan

Spend Smart
Putri Tanjung, Anak Pengusaha Chairul Tanjung, Jadi 'Trending Topic' di Twitter, Ada Apa?

Putri Tanjung, Anak Pengusaha Chairul Tanjung, Jadi "Trending Topic" di Twitter, Ada Apa?

Whats New
Rupiah dan IHSG Melemah, Saham-saham Bank Besar Ini Dilepas Asing

Rupiah dan IHSG Melemah, Saham-saham Bank Besar Ini Dilepas Asing

Whats New
Erick Thohir Bakal Bikin Subholding PLN, Apa Saja?

Erick Thohir Bakal Bikin Subholding PLN, Apa Saja?

Whats New
Belum Semua Masyarakat Melek Digital, BRI Kembangkan Layanan Hybrid Bank

Belum Semua Masyarakat Melek Digital, BRI Kembangkan Layanan Hybrid Bank

Rilis
Sri Mulyani Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 4 Persen Sepanjang 2021

Sri Mulyani Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 4 Persen Sepanjang 2021

Whats New
Untuk Pemula, Ini Cara Belanja di Shopee dengan Mudah

Untuk Pemula, Ini Cara Belanja di Shopee dengan Mudah

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.