Kapal Sapi Kosong, Pelni Tegaskan Tidak Urusi Tata Niaga Ternak

Kompas.com - 23/01/2016, 11:12 WIB
Tempat minum otomatis di dalam kapal ternak Kapal Motor (KM) Camara Nusantara 1. Kementerian Perhubungan membangun sebanyak 6 kapal ternak, termasuk KM Camara Nusantara 1 dengan anggaran Rp 180 miliar untuk mendistribusikan hewan ternak dari wilayah produsen, seperti Nusa Tenggara Timur ke wilayah konsumen, seperti Jawa. 
Kementerian PertanianTempat minum otomatis di dalam kapal ternak Kapal Motor (KM) Camara Nusantara 1. Kementerian Perhubungan membangun sebanyak 6 kapal ternak, termasuk KM Camara Nusantara 1 dengan anggaran Rp 180 miliar untuk mendistribusikan hewan ternak dari wilayah produsen, seperti Nusa Tenggara Timur ke wilayah konsumen, seperti Jawa.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelayaran kedua kapal ternak yang disiapkan Presiden Jokowi untuk mengangkut sapi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) pulang tanpa membawa ternak satu ekor pun pada Desember lalu.

PT Pelni selaku operator kapal ternak mengatakan bahwa pihaknya tidak mengurusi tata niaga ternak yang akan dibawa ke Jawa.

"Kami hanya operator. PT Pelni tidak mengurusi tata niaga ternak. PT Pelni berkewajiban mengangkut dan itu sudah kami laksanakan, sudah sesuai rute yang ditentukan," ujar Manajer Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Pelni Akhmad Sujadi kepada Kompas.com, Jumat (22/1/2016).

Berdasarkan informasi yang ia dapat, kosongnya kapal ternak pada pelayaran kedua bukan disebabkan tidak adanya pasokan sapi. Tetapi, karena tata niaganya yakni belum adanya kesepakatan harga antara peternak dan Kementerian Pertanian.

Akibatnya, tutur dia, peternak tidak mau melepas sapinya. Sementara itu kata dia, jadwal keberangkatan kapal terkalahkan terjadwal. Oleh karena itu Pelni tidak bisa menunggu hingga terjadi kesepakatan harga antara peternak dan Kementan.

Sebelumya, pada pelayaran perdana yakni 6-11 Desember 2015, kapal tersebut berhasil membawa 353 sapi ke Jakarta. Sayangnya pada pelayaran kedua, kapal ternak tidak membawa seekor pun sapi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.