BRI Targetkan KUR Tahun Ini Rp 67,5 Triliun

Kompas.com - 25/01/2016, 19:54 WIB
Direktur Utama BRI Asmawi Syam TRIBUNNEWS.comDirektur Utama BRI Asmawi Syam
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com - PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menargetkan nilai realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga akhir tahun ini mencapai Rp 67,5 triliun atau tiga kali dari target penyaluran KUR pada 2015, yakni Rp 21 triliun. "Target realisasi KUR hingga akhir tahun sebesar Rp 67,5 triliun," ujar Direktur Utama BRI, Asmawi Syam di hotel Shangri La, Jakarta Senin (25/1/2016).

Selain itu, untuk mencapai angka tersebut, pihaknya berencana menyalurkan KUR pada 17.000 hingga 18.000 orang setiap harinya sepanjang 2016. "Rata-rata tahun kemarin per hari 12 hingga 13 ribu orang. Tahun ini kita tingkatkan jadi 17 atau 18 ribu," ujar Asmawi.

Asmawi mengatakan, dirinya optimistis target ini bisa tercapai. Khususnya, dengan kebijakan pemerintah yang menurunkan bunga KUR menjadi sembilan persen. "Terbantu dengan sembilan persen, karena yang selama ini unbankable jadi tersentuh, yang tidak bisa dilayani jadi bisa dilayani," ujar Asmawi.

Untuk mencapai target tersebut, Asmawi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa strategi. Pertama, dia mengatakan pihaknya berencana untuk menambah jumlah personel. Salah satunya adalah dengan melatih dan melibatkan anak-anak pedagang pasar untuk turut menyalurkan KUR. "Tahun lalu mendidik anak pedagang pasar pada November-Desember. Mereka akan efektif bekerja di Januari atau Februari," ujar Asmawi.

Selain menambah personel, Asmawi juga mengatakan pihaknya berencana menambah jaringan. Salah satunya dengan membangun lebih banyak jaringan laku pandai. "Ada 53 ribu outlet yang branchless banking. Kita jadikan sebagai penerima layanan. Memang tidak akan bisa untuk menganalisa tapi bisa jadi tempat untuk mengajukan KUR," kata dia.

Terakhir, lanjut Asmawi pihaknya tahun ini juga berencana untuk mengembangkan teknologi. Salah satunya dengan melakukan digitalisasi. "Kita akan memperbaiki loan approval system kita. Kita akan membeli alat tambahan supaya mempercepat layanan," pungkas dia.

Pemerintah memberlakukan penurunan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi sembilan persen mulai 1 Januari 2016. Dalam rangka optimalisasi penyaluran KUR, pemerintah akan menambah jumlah bank penyalur kredit bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UKM).  Hingga 20 Januari 2016 realisasi KUR BRI mencapai Rp 2,8 triliun dengan jumlah debitur mencapai 162 ribu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

Whats New
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Spend Smart
RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Whats New
Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Whats New
Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Nilai Limit di Bawah Rp 300 Juta, Simak Daftar Lelang Rumah di Bandung

Whats New
Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Jenis Tabungan, Jumlah Setoran Awal BRI, serta Biaya-biaya Lainnya

Whats New
Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Penuhi Pasokan Dalam Negeri, India Larang Ekspor Gandum

Whats New
Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Kilang Balikpapan yang Kebakaran Masih Diperbaiki, Pertamina Pastikan Suplai BBM Tidak Terganggu

Whats New
Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Digugat Rp 322 Miliar gara-gara Tabungan Emas, PT Pegadaian Buka Suara

Whats New
Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas

Whats New
Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Cara Membuat Sertifikat Tanah, Beserta Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Long Weekend, KAI Catat 67.000 Penumpang Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Whats New
Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

Cek Besaran Biaya dan Limit Transfer Bank DKI di ATM

Spend Smart
Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

Awal Pekan, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 967.000 per Gram

Whats New
Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

Sambut Era Society 5.0, Berikut Peran dan Manfaat Digital Manufacturing bagi Bisnis

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.