Kompas.com - 26/01/2016, 18:27 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan global, Unilever, mengeluhkan rendahnya pasokan kelapa sebagai bahan baku.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong menuturkan saat di acara World Econoy Forum yang digelar di Davos, raksasa consumer goods itu meminta pemerintah Indonesia mendorong pengembangan subsektor perkebunan kelapa.

Pasalnya, pasokan yang ada saat ini tidak mampu memenuhi kebutuhan produksi.

"Unilever menyampaikan ada peluang besar di sektor kelapa. Mereka sekarang defisit, sekarang makin struktural di gula kelapa. Ini menjadi perhatian saya dan kawan-kawan di Kemendag bagaimana bisa menggarap peluang seperti itu," ujar Thomas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.